EVALUASI PENGELOLAAN PIUTANG: STUDI PADA SATKER POLA PK-BLU PPPTMGB “LEMIGASâ€
RADITYO ADI PRABOWO, Dr. Agus Setiawan, M.Soc.Sc., CMA.
2015 | Tesis | S2 AkuntansiPengelolaan piutang sangatlah penting bagi suatu organisasi karena berdampak langsung pada arus kas. Kegagalan dalam pengelolaan piutang akan mengakibatkan tingkat produktivitas melemah. Untuk itu diperlukan evaluasi pengelolaan piutang agar dapat mengantisipasi terjadinya kegagalan tersebut. Penelitian mengenai evaluasi pengelolaan piutang, studi pada satker Pola PK-BLU PPPTMGB “LEMIGAS†dilakukan dengan tujuan untuk (1) Mengevaluasi pengelolaan piutang yang dilaksanakan pada Lemigas sebelum dan setelah ditetapkan sebagai satker Pola PK-BLU; dan (2) Menilai sejauhmana pengelolaan piutang yang dilaksanakan oleh Lemigas sudah dijalankan secara efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif, dengan tujuan untuk mengangkat fakta dan keadaan yang sesungguhnya terjadi. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penelitian lapangan dan riset kepustakaan. Pengolahan dan analisa data dilakukan dengan cara analisis deskriptif dengan cara melakukan penilaian pemberian kredit, dan analisis kuantitaif dengan menggunakan perhitungan rasio perputaran piutang, rata-rata pengumpulan piutang, rasio pelunasan dan rasio tunggakan. Hasil yang didapat dari penelitian mengenai pengelolaan piutang yang dilaksanakan pada Lemigas, menyebutkan bahwa pengelolaan piutang yang dilaksanakan oleh Lemigas sudah berjalan secara efektif dibandingkan dengan sebelum penetapan Pola PK-BLU. Hal ini dapat dilihat dari kinerja yang terus diperbaiki dan dikembangkan sehingga memberikan output yang diinginkan, yaitu dapat meminimalkan terjadinya piutang tak tertagih. Kata kunci: Pengelolaan, Efektivitas, Piutang, dan Badan Layanan Umum
Receivables management is very important for an organization because it has a direct impact on cash flow. Failure in the management of receivables will result in lower productivity levels. It is necessary for the evaluation of receivables management in order to anticipate the occurrence of such failure. Research on the evaluation of accounts receivable management, studies on Pattern satker PK-BLU PPPTMGB \\"LEMIGAS\\" done for the purpose of (1) Evaluate the management of receivables held on Lemigas before and after defined as a pattern of PK-BLU work units; and (2) Assess the extent to which the management of receivables held by Lemigas been implemented effectively. The method used in this research is descriptive qualitative method, with the aim to lift the facts and circumstances that actually happened. Data collected included primary data and secondary data. Data was collected by field research and library research. Processing and data analysis was done by descriptive analysis by way of credit assessment and quantitative analysis using accounts receivable turnover ratio calculations, the average receivables collection, repayment ratio and the ratio of arrears. The results of research on the management of receivables held on Lemigas, said that the management of receivables held by Lemigas been running effectively compared with the prior determination of PK-BLU pattern. It can be seen from the performance continuously improved and developed so as to provide the desired output, which can minimize the occurrence of bad debts. Keywords: Accounts Receivable Management, Effectiveness, and Public Service Agencies
Kata Kunci : Pengelolaan, Efektivitas, Piutang, dan Badan Layanan Umum; Accounts Receivable Management, Effectiveness, and Public Service Agencies