Laporkan Masalah

pengaruh frekuensi menonton drama Korea terhadap peningkatan kemampuan berbahasa Korea

RATIH KEMALA DEWI, Ummul Hasanah,S.S.,M.A; Supriadianto,S.S.,M.A

2015 | Tugas Akhir | D3 BAHASA KOREA

INTISARI Berkat kepopuleran Hallyu, kebudayaan Korea Selatan menjadi terkenal di dunia Internasional. Di Indonesia sendiri, dengan ditayangkannya drama Korea di televisi mengakibatkan Hallyu dapat masuk dan diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia. Tayangan drama Korea tersebut memberikan manfaat terhadap peningkatan kemampuan berbahasa Korea. Dalam penelitian ini terdapat 3 pokok permasalahan, yaitu mencari manfaat yang didapat oleh mahasiswa D3 bahasa Korea dengan menonton drama Korea. Lalu mencari perbedaan pengaruh yang didapat antara mahasiswa yang sering menonton dengan yang jarang menonton drama Korea. Kemudian mencari dampak positif dan negatif dengan menonton drama Korea. Penelitian ini dilakukan secara pendekatan kuantitatif terhadap 50 orang mahasiswa D3 Bahasa Korea UGM angkatan 2011, 2012, dan 2013, dengan cara pembagian kuesioner dan dijelaskan dengan metode diskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah, kegiatan menonton drama Korea memiliki manfaat dan dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Korea. Lalu dengan melihat hasil nilai mata kuliah, mahasiswa yang sering menonton drama Korea memiliki nilai ujian lebih tinggi dari mahasiswa yang jarang menonton. Kemudian hasil penelitian terakhir menunjukkan bahwa menonton drama Korea memiliki nilai positif dan negatif yang dapat mempengaruhi kemampuan berbahasa Korea, seperti dapat menggunakan dan mengingat tata bahasa Korea dengan baik dan pelafalan mereka menjadi lebih bagus, serta dengan menonton drama Korea mereka mengenal bahasa gaul Korea. Kemudian sisi negatif juga muncul yaitu, karena pemeran drama Korea menggunakan bahasa informal dalam drama Korea, menyebabkan para mahasiswa sering mengikutinya dan terkadang menggunakannya dalam keseharian, lalu orang yang menonton drama Korea lebih dari 6 episode dalam sehari, mengakibatkan waktu belajar mereka berkurang.

ABSTRACT Since Hallyu became popular, the culture of Korea also become well known in the international world. In Indonesia, since the appearance of Korean dramas on many tv stations in 2002, Hallyu has been accepted by Indonesian people. Those Korean dramas bring benefits to the increase of Korean language skills. This research has three focuses, first what benefits can be gained by diploma students of Korean Language, second the difference between students who watch the show more frequently and those from who watch Korean drama frequent less, and third is to find out what positive and negative impacts can be gained by watching Korean drama. This research is conducted using the quantitative approach towards 50 Korean Language diploma students year 2011, 2012, and 2013 by distributing quantitative method, then analyze the result using descriptive method. And the result is activity watching Korean drama brings benefit in improving Korean language skills. Furthermore of observing the grades of each subject, students who watch the show more frequently have better grade than those who watch less. Then the last result is, watching Korean drama give positive and also negative impact to the skills while the pronounciation also becomes better. Moreover by watching Korean drama, they know Korean slanks. However this also shows negative effect. The cast uses informal language in the show, it makes the students imitate using the use of slanks. The next negative effect is that because of watching 6 episode per day make them lose their time for studying.

Kata Kunci : Hallyu, drama Korea, Bahasa Korea, pengaruh drama.