Laporkan Masalah

STRUKTUR DAN DIVERSITAS KOMUNITAS TUMBUHAN BAWAH DI SUAKA MARGASATWA PALIYAN, KABUPATEN GUNUNGKIDUL, YOGYAKARTA

WINDA M.D. SITUMEANG, Ir. Soewarno.HB., M.S.

2015 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Suaka margasatwa (SM) merupakan salah satu bentuk kawasan konservasi yang memiliki ciri khas berupa satwa di dalamnya. Sebelumnya SM Paliyan merupakan hutan produksi yang gundul akibat perambahan dan telah direhabilitasi. Sebagian besar vegetasi di dalamnya adalah hasil reboisasi oleh PT. Mitsui Sumitomo pada tahun 2005. Kini kawasan telah ditumbuhi oleh berbagai jenis tumbuhan bawah. Berbagai parameter dalam analisis vegetasi seperti struktur, diversitas, penguasaan, dan berbagai indeks komunitas lainnya dapat menggambarkan komunitas tumbuhan bawah dan implikasinya pada satwa yang menghuni kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk (i) mengetahui struktur dan diversitas komunitas tumbuhan bawah di SM Paliyan, (ii) mengetahui tingkat kesamaan (similaritas) komunitas tumbuhan bawah antarpetak dan penguasaannya (dominansi) di SM Paliyan, dan (iii) mengetahui struktur horisontal komunitas tumbuhan bawah di SM Paliyan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode garis berpetak dengan membuat petak ukur (PU) berukuran 2 x 2 m secara sistematis sebanyak 75 buah yang tersebar pada keenam petak di SM Paliyan. Jarak antar PU adalah 5 m. Pada setiap PU diambil data jenis dan jumlah tumbuhan bawah. Hasil penelitian menunjukan bahwa di dalam SM Paliyan teridentifikasi 69 jenis tumbuhan bawah dari 27 famili yang terdiri dari lapisan anakan pohon, herba, semak, perdu, epifit, dan liana. Tingkat kesamaan komunitas tumbuhan bawah antarpetak tergolong sedang dengan nilai terbesar 58,182%, begitu pula dengan variasi yang ada. Tingkat penguasaan tumbuhan bawah tergolong rendah dengan nilai sebesar 0,07 yang tersebar pada beberapa jenis. Pola sebaran terbanyak adalah mengelompok (53 jenis) dikarenakan banyaknya famili Fabaceae dan Poaceae.

Wildlife Sanctuary is one of the conservation area that has unique characteristics of animals in it. Formerly Paliyan Wildlife Sanctuary is a production forest barrened due to encroachment and has been rehabilitated. Most of the vegetation in it is the result of forestation by Mitsui Sumitomo Co. L.td. in 2005. Now the area has been covered by various of undergrowth plants. Many parameters in the analysis of vegetation such as the structure, diversity, dominancy, and many others community index can describe the undergrowth plant community and its implications on wildlife that inhabit the area. This study aims to (i) know the structure and community diversity, (ii) knowing the similarity of undergrowth plant community between the compartments and its level of dominancy, and (iii) knowing the horizontal structure of the undergrowth plant in Paliyan Wildlife Sanctuary. The data was collected with the quadrate transect method in 75 sample plots measuring 2 x 2 m were systematically and scattered on the sixth compartment at Paliyan Wildlife Sanctuary. The distance between plots is 5 m. On each plots taken data species and quantity of the undergrowth plant. The results show that in Paliyan Wildlife Sanctuary was identified 69 species in 27 families that consist of seeds, herbs, bushes, shrubs, epiphyte and liana layers. The similarity can be called medium with the highest value is 58,182%, same with the variety. The level of dominancy is low and its value is 0,07 that indicate scattered on some species. As many as 53 species distributed in clumped pattern because of most of species from Fabaceae dan Poaceae.

Kata Kunci : suaka margasatwa, struktur, diversitas, tumbuhan bawah