PERSEPSI ANGGOTA TERHADAP PERAN KELOMPOK TANI DALAM PENERAPAN TEKNOLOGI USAHATANI BAWANG MERAH DI KABUPATEN BANTUL
MAHENDRA RUDYANTO, Dr. Agr. Ir. Sri Peni Wastutiningsih
2015 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIANBawang merah adalah salah satu komoditas hortikultura yang strategis untuk dikembangkan di Kabupaten Bantul. Bawang merah mempunyai prospek agribisnis yang bagus apabila dikembangkan dengan penerapan teknologi yang benar. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sanden, Kecamatan Kretek dan Kecamatan Srandakan Kabupaten Bantul dengan tujuan mengetahui (1) persepsi anggota terhadap peran kelompok tani dalam penerapan teknologi usahatani bawang merah, (2) faktor-faktor yang berpengaruh dengan persepsi anggota terhadap peran kelompok tani, dan (3) pengaruh antara persepsi anggota terhadap peran kelompok tani dengan penerapan teknolgi usahatnai bwang merah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik survey. Pengambilan sampel kecamatan dilakukan secara purposif sedangkan pengambilan sampel desa, kelompok tani dan anggota kelompok tani dengan acak sederhana. Jumlah total responden adalah 60 anggota kelompok tani. Metode analisis yang digunakan adalah uji proporsi, analisis regresi berganda dan analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi anggota terhadap peran kelompok tani dalam penerapan teknologi usahatani bawang merah dalam kategori baik. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata pada persepsi anggota terhadap peran kelompok tnai adalah penerimaan, pengalaman berusahtani, manfaat yang diperoleh dari kelompok dan peran PPL, sedangkan faktor yang tidak berpengaruh nyata adalah umur, tingkat pendidikan, luas lahan garapan dan keterlibatan anggora dalam kelompok. Persepsi anggota terhadap peran kelompok tani tidak berpengaruh nyata terhadap penerapan teknologi usahatnai bawang merah.
Onion is one of the stategic horticultural commodities to be developed in Bantul district. Onion has a good agribusiness prospect if it is developed by the proper application of required technologies. This research was conducted in Sanden regency, Kretek regency and Srandakan regency in Bantul district in order to determine (1) members perseption toward the role of farmers group in application of onion farming technology, (2) affecting factors to members perception toward the role of farmers gruop, and (3) effect of members perception to the role of farmers group with application of onion farming technology. The method used in this research was descriptive method with survey. Area sampling was determined purposively while village, farmer groups and members of farmer groups were determined by random sampling. Total number of respondents was 60 members farmer groups. Analysis methods used the proportion test, multiple regression analysis and simple regression analysis. The results of research shows that members perseption toward the role of farmers group in the application of onion farming technology can be categorized on moderate level. Significant affecting factors on members perception toward role of farmers group were revenue, farming experience, benefit from group and the role of field extension officers (PPL), while non-significant affecting factors were age, level of education, land size and group involvement. Members perception toward the role of farmers group was not significantly affecting to application of onion farming technology.
Kata Kunci : Persepsi, peran kelompok tani, penerapan teknologi, bawang merah, Bantul