Analisis alternatif kebijakan pengembangan kawasan pantai Sigandu sebagai upaya peningkatan kapasitas masyarakat lokal di Kabupaten Batang
LESTIAZA, Zamroni, Dr. Nasikun
2002 | Tesis | Magister Administrasi PublikPembangunan sumberdaya pesisir dan lautaii yang selama ini dhksanakan pada umumnya menwah ke suatu pola yang merusak daya dukung lingkungan, serta tidak berkelanju tan (unsustainabh). Pencemaran perairan pesisir yang terus menhgkat, depdasi habitat pesisir utama khususnya terumbu kxang dan hutan mangrove, abrasi/erosi pantai, dan kemiskinan yang masih membelit scbagian bcsar masyarakat pcsisir mcrupakan scdikit fcnomcna yang mcnunjukkan kondisi yang telah mengincam kapasitas berkelanju tan (mrtuinublt cupu&~$ dari ekosis tem pesisir dan lautan. Pengelolaan dan pengembangan kawasan pantai secara terpadu diperlukan untuk merencanakan suatu program kerja dalam penibangunan kelautan dan perikanan yang optimal dan berkelanjutan guna memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat disekitarnya. Karena apabila ha1 ini tidak diperhatikan, maka pengembangan kawasan pantai yang dilakukan disamping bisa mengakibatkan kerusakan ekosistem juga akan mengincam kclcstarian lingkungan, dan pada akhirnya mcrugikan bagi aspck kcbcrlanjutan (.rz{.rtain&49). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui alternatif kebijakan yang tepat bagi pengembangan kawasan pantai Sigandu sebagai upaya peniiigkatan kapasitas masyarakat lokal. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan studi kasus, dalam hal ini studi kasusnya adalah kebijakan apa yang paling efektif dilaksanakan untuk pengembangan kawasan pantai Sigandu sebagai upaya peningkatan kapasitas masyarakat lokal. Pengumpulan data dilakukan dengin cara observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, untuk kemudian dilakukan penilaian data dcngan cara mcngkatcgorikannya dan mcmcriksa kcbcnarannya (tc hnik triangulasi), interpretasi data serta penyirnpulan data. Untuk analisis alternatif kebijakan digunakan Franklin Methode yang digabungkan dengaii Equivalent Alternative Methode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan yang perlu dilaksanakan dalam upaya meningkatkan kapasitas masyarakat lokal adalah : kebijakan pengembangan kawasan pantai Sigandu seb+ pantai wisata, konservasi hutan mangove, dan pengembangan perikanan budidaya. Karena alternatif kebijakan ini bcrsifat saling mclcngkapi satu sama lain, schgga kctiga altcmatif kcbijakan hams dilaksanakan secara bersama-sama.
The Marine and Coastal Resources Development have done, generally toward a design which damaged environment carrying, and unsustainable. The increasing of coastal zone pollution, degradation of mean coastal ecosystems especially coral reefs, and mangrove forest, coast abrasion/erosion, and poverty which have been in almost coastal people is any phenomenon showing a condition which have threaten sustainable capacity from coastal ccosystems. The Tntegrated Costal Zone Development and Management are needed to plan a work programme in optimal and sustainable marine and Gshering development to give more of benefit for coastal peoplc. Because if this conditions are not concerned, so the coastal zone devehent which is done can damage the ecosystems and will threatening environment sustainability, and finally to harm for sustainability aspect. This research is aimed to know the suitable alternative policy for Sipndu coastal zone devellment as expedient to improved local people capacity. This research is done by using of study approach, in this case, the case of study is thc policy which is most effective to done for Sigandu coastal zone devellment as expedient to improved local people capacity. The data is obtained by doing observation, interview and documentation study, then the data is appreciated by classdjmg and checking the truth (triangulation technic), interpretation and data conclusion. To analyze the alternative policy, combination of Franklin Methods and Equivalent Alternative Methods are applicated. The result of the research shows that the policies are needed be implemented in expedient to improved local people capacity are : Sigandu coastal zone devehent policy as coast tourism, mangrove forest conservation, and aquaculture dcvcllmcnt. Bccausc thcsc altcrnativc policics arc completed each other, therefore these three alternative policies should be implemented mutually
Kata Kunci : Kebijakan Pengembangan Kawasan,Kabupaten Batang,Pantai Sigandu