Laporkan Masalah

PENGARUH OBESITAS, AKTIVITAS FISIK, DAN ASUPAN MAKAN TERHADAP KEJADIAN DISLIPIDEMIA PADA PEGAWAI NEGERI UNIVERSITAS GADJAH MADA PESERTA MEDICAL CHECK-UP DI GMC-HEALTH CENTER YOGYAKARTA

YURIKE WIDYA INRUMITHA, Dr. Toto Sudargo, SKM, M.Kes; A. Fahmy Arif T, S.Gz., M.Sc., Dietesien

2015 | Skripsi | S1 GIZI KESEHATAN

Latar Belakang : Perkembangan zaman mempengaruhi perubahan gaya hidup yang mengakibatkan berubahnya pola penyakit. Pola penyakit di Indonesia sudah mulai bergeser dari penyakit infeksi dan menular menjadi penyakit degeneratif yang salah satu faktor risikonya adalah dislipidemia. Dislipidema adalah keadaan akumulasi lemak berlebih sebagai manifestasi kelainan metabolisme dan transportasi lipid. Beberapa faktor penyebab dislipidemia yang dapat dikendalikan antara lain obesitas, aktivitas fisik, dan asupan makan. Tujuan Penelitian : Mengetahui pengaruh obesitas, aktivitas fisik, dan asupan makan terhadap kejadian dislipidemia pada pegawai negeri Universitas Gadjah Mada peserta medical check-up di GMC-Health Center Yogyakarta. Metodologi Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian observasional dengan rancangan cross sectional yang bersifat deskriptif analitik dan dilaksanakan pada bulan Februari 2014 sampai Mei 2014. Populasi penelitian adalah pegawai UGM yang medical check-up di GMC-Health Center Yogyakarta. Jumlah sampel adalah 159 orang. Uji statistik yang digunakan adalah uji Chi-Square (data ordinal) dan uji Mann-Whitney (data rasio) dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil Penelitian : Jumlah subjek yang dislipidemia 125 orang dan tidak dislipidemia 34 orang. Uji statistik menunjukkan adanya pengaruh obesitas (p=0.037) dan aktivitas fisik (p=0.036) terhadap dislipidemia (p<0.05), sedangkan asupan makan (p=0.268) tidak berpengaruh terhadap dislipidemia (p>0.05). Kesimpulan : Obesitas dan aktivitas fisik mempengaruhi dislipidemia sedangkan asupan makan tidak mempengaruhi dislipidemia pada pegawai negeri Universitas Gadjah Mada peserta medical check up di GMC-Health Center Yogyakarta.

Background : Changing era affects changing lifestyle that is related to changing pattern of disease. Pattern of disease in Indonesia has changed from infectious and communicable disease to degenerative disease, which one of the risk factors is dyslipidemia. Dyslipidemia is a state of excess fat accumulation as a manifestation of lipid metabolic and transportation abnormalities. Some of the controlled risk factors of dyslipidemia are obesity, physical activities, and food intake. Objective : To perceive that there are effects of obesity, physical activities, and food intake on dyslipidemia within Universitas Gadjah Mada workers who have done medical check-up at GMC-Health Center Yogyakarta Methods : This is an observational study with analytical descriptive cross-sectional design that was done in Februari until May 2014. The population is Universitas Gadjah Mada workers who have done medical check-up at GMC-Health Center Yogyakarta. There are 159 samples and statistical test using Chi-Square test (ordinal datas) and Mann-Whitney test (ratio datas) with 95% confidence level. Results : There are 125 subjects with dyslipidemia and 34 without dyslipidemia. Statistical tests show there are effects of obesity (p=0.037) and physical activites (p=0.036) on dyslipidemia (p<0.05), meanwhile there is no effect of food intake (p=0.268) on dyslipidemia (p>0.05). Conclusion : Obesity and physical activities affect dyslipidemia while food intake does not affect dyslipidemia within Universitas Gadjah Mada workers who have done medical check-up at GMC-Health Center Yogyakarta.

Kata Kunci : obesitas, aktivitas fisik, asupan makan, dislipidemia