Laporkan Masalah

Pemanfaatan Modal Sosial dalam Pemulihan Kondisi Sosial dan Ekonomi Pasca Bencana, Studi Kasus Kisah Perempuan Pelaku Usaha di Desa Wukirsari Bantul

ALFIAN AHMAD AKBAR, Dr. Bevaola Kusumasari

2014 | Skripsi | S1 ILMU ADMINISTRASI NEGARA (MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK)

Bencana gempa bumi tanggal 26 Mei 2006 menimbulkan banyak dampak negatif terhadap kehidupan sosial dan ekonomi perempuan pelaku usaha di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul. Namun kondisi tersebut tidak serta melumpuhkan kehidupan perempuan pelaku usaha di Wukirsari, mereka mampu dengan cepat bangkit dan melakukan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi pasca bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bentuk pemanfaaatan modal sosial yang digunakan perempuan pelaku usaha di Desa Wukirsari dalam melakukan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi pasca bencana. Hal ini berkaitan dengan kemampuan dan strategi perempuan pelaku usaha di Wukirsari dalam membangun jaringan yang bersifat internal maupun ekstrenal dalam upaya pemulihan pasca bencana. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode campuran (mix method) dengan pendekatan studi kasus. Sedangkan analisis yang dilakukan didalam penelitian ini menggunakan analisis data sekunder dimana sebagian besar data bersumber dari riset hibah kolaboratif Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM yang berjudul "Strategi Perempuan Tangguh Bencana". Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan pelaku usaha di Wukirsari mampu memanfatkan bentuk-bentuk modal sosial yang ada didalam kehidupan mereka dengan baik untuk memulihkan kondisi sosial ekonomi secara mandiri. Spirit altruisme untuk berbagi dan saling dukung yang masih melekat dan terpelihara dengan baik didalam kehidupan mereka mampu dimanfaatkan dengan baik untuk membangun modal sosial bonding, bridging, dan linking dalam pemulihan pasca bencana. Disisi lain, keberadaan kelompok-kelompok sosial didalam kehidupan mereka juga mampu mereka mamfaatkan untuk membangun kekuatan didalam ketiga bentuk modal sosial ini. Pada akhirnya melalui pemanfaatan modal sosial bonding, bridging, dan linking ini mampu menjadi investasi yang positif bagi perempuan pelaku usaha di Wukirsari dalam memulihkan kondisi sosial dan ekonomi pasca bencana secara mandiri dan sebagi suatu cara untuk siaga terhadap bencana yang sewaktu-waktu dapat mengancam.

Disaster earthquake on May 26, 2006 caused many negative impacts on the social and economic life of women entrepreneurs in Wukirsari Village, District Imogiri. However, this condition does not cripple the lives of women entrepreneurs in Wukirsari, they were able to quickly get up and do the social and economic recovery after the disaster. The purpose of this study was to determine the form of utilization of social capital used women entrepreneurs in Wukirsari Village in conducting social and economic recovery after the disaster. This relates to the skills and strategies of women entrepreneurs in building a network in Wukirsari internal and ekstrenal in post-disaster recovery efforts. The method used in this research is the method mix (mix method) with a case study approach. While the analysis conducted in this study using secondary data analysis where most of the data is sourced from a collaborative research grant Faculty of Social and Political Sciences UGM, entitled "Strategy for Disaster Resilient Women". The results of this study indicate that women entrepreneurs in Wukirsari able to take advantage of the forms of social capital that exist in their lives well to restore the socio-economic conditions independently. Altruism spirit of sharing and mutual support are still attached and well preserved in their lives able to put to good use to build social capital bonding, bridging, and linking in the post-disaster recovery. On the other hand, the existence of social groups in their lives they mamfaatkan also able to build up the strength in these three forms of social capital. In the end, through the utilization of social capital bonding, bridging, and linking it to become a positive investment for women entrepreneurs in Wukirsari in restoring the social and economic conditions of post-disaster independently and as a way to alert a disaster that could threaten any time.

Kata Kunci : Perempuan, Pemulihan, Modal Sosial


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.