Laporkan Masalah

Sistem Pemetaan Daerah Rawan Bencana Dengan Menggunakan Pesawat Tanpa Awak

TEDY SETYA NUGRAHA, Dr. Gesang Nugroho, S.T., M.T., Ph.D

2014 | Skripsi | S1 TEKNIK MESIN

Pesawat tanpa awak pada era saat ini penggunaannya tidak terbatas untuk bidang militer saja, saat ini kalangan sipil juga mulai menggunakan pesawat tanpa awak untuk berbagai misi sipil. Penggunaan pesawat tanpa awak untuk misi pemantauan bencana adalah salah satu contoh misi pesawat tanpa awak untuk keperluan non-militer. Dengan teknologi penginderaan jauh yang semakin berkembang, penggunaan pesawat tanpa awak untuk misi pemantauan bencana menawarkan kemampuan untuk melakukan pengiriman real-time aerial video and images yang mencakup luasan area yang cukup banyak dengan kemampuan bird viewnya. Penelitian ini membahas bagaimana pesawat tanpa awak dapat melakukan pemantauan bencana dari udara dengan hasil berupa peta mosaik bencana. Pesawat ini menggunakan pesawat jenis Flying Wings, Pixhawk sebagai perangkat autopilot, kamera GoPro Hero 3 Black Edition serta software Agisoft Photoscan Professional sebagai peranti lunak pengolah data berupa gambar. Hasil dari penelitian ini adalah pesawat tanpa awak yang dapat melakukan pemantauan bencana dan mengirimkan real time aerial video dan foto udara yang dapat diolah menjadi peta mosaik bencana. Dengan output yang berupa peta bencana diharapkan penanganan bencana yang meliputi penentuan jalur-jalur evakuasi, perkiraan kerusakan dan masih banyak lagi dapat dilakukan dengan cepat sehingga recovery bisa segera dilakukan dengan cepat dan tepat sesuai dengan strategi penanganan bencana yang telah disusun berdasarkan pengamatan peta bencana.

The use of unmanned aerial vehicle or drone in the current era is not limited to the military field, the civilian also started using unmanned aircraft for civilian missions. The use of unmanned aircraft for disaster monitoring mission is one example of drone missions for non-military purposes. With the development of remote sensing technology, the use of unmanned aircraft for disaster monitoring mission offers the ability to perform real-time delivery of aerial video and images that cover pretty much of the area with the its bird view ability. This study discusses how unmanned aircraft can perform aerial monitoring of disaster area which results are mosaic map of disaster. This aircraft using Flying Wings, Pixhawk as the autopilot, the camera GoPro Hero 3 Black Edition and Agisoft Photoscan Professional as a data processing software. The aircraft follows waypoints around Depok beach which has been determined by Ground Control Station , sends live view video, and also records it. The results of this study are unmanned aircraft that can carry out a mission to monitor disaster location and sends real-time aerial video and aerial photographs that can be processed into a mosaic map of the disaster. With the form of output which is disaster map, it is expected that the disaster management , for example determining pathways evacuation, damage estimates and much more, can be done quickly so that recovery can be done quickly and accurately in accordance with the disaster management strategies that have been developed based on the observation of disaster map

Kata Kunci : Pesawat tanpa awak, penginderaan jauh, real time aerial video and images, peta mosaik bencana, pengolahan gambar


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.