TEKANAN PETANI PENGGARAP TERHADAP LAHAN DI SUAKA MARGASATWA PALIYAN YOGYAKARTA
AFRIDA CANDRA DEWANTI, Dr. Ir. Lies Rahayu WF, MP.
2015 | Skripsi | S1 KEHUTANANSuaka Margasatwa (SM) Paliyan merupakan kawasan yang berhutan dengan luas 434,6 ha. Pada tahun 2000, terdapat perubahan fungsi kawasan dari kawasan hutan produksi menjadi Suaka Margasatwa Paliyan. Permasalahan yang muncul akibat perubahan kebijakan ini yaitu konflik lahan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tipologi petani penggarap lahan dan mengukur besarnya tekanan petani penggarap terhadap lahan di SM Paliyan. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling kluster. Terdapat 2 tipologi petani penggarap lahan di SM Paliyan. Tipologi 1 yaitu petani penggarap dengan tingkat pendidikan rendah, termasuk kelas umur produktif, pendapatan dari sektor non pertanian atau dari lahan milik dan non pertanian berada di bawah Upah Minimum Kabupaten, serta tidak mempunyai lahan milik atau mempunyai lahan milik dengan luas <0,25 hektar. Tipologi 2 yaitu petani penggarap dengan tingkat pendidikan rendah, termasuk kelas umur produktif, pendapatan dari sektor non pertanian atau dari lahan milik dan non pertanian berada di atas Upah Minimum Kabupaten, serta tidak mempunyai lahan milik atau mempunyai lahan milik dengan luas <0,25 hektar. Petani penggarap tipologi 1 mempunyai tingkat tekanan tinggi terhadap lahan di SM Paliyan dengan nilai 11,90. Petani penggarap tipologi 2 mempunyai tingkat tekanan yang sedang dengan nilai 3,48 atau tidak ada tekanan.
Paliyan Wildlife Sanctuary is 434.6 hectar forested area. In 2000, there were changed in the function from production forest area into Paliyan Wildlife Sanctuary. The problems that arise as a result of this policy changed is land conflict. The purpose of this study is to determine the typology of forest dweller and to measure the pressure of forest dweller on land in Paliyan Wildlife Sanctuary. The research method is descriptive method with quantitative approach. Data was collected by using a questionnaire. Sampling using cluster sampling technique. There are 2 kinds of typology of forest dweller in Paliyan Wildlife Sanctuary. Typologi 1 is forest dweller with low level of education, including productive age class, the income from non agricultural sector or income from land owned and non agricultural sector is under the Districs Minimum Wage, and many landless forest dweller or have small area of less than 0,25 hectar. Typology 2 is forest dweller with low level of education, including productive age class, the income from non agricultural sector or income from land owned and non agricultural sector is above the Districs Minimum Wage, and many landless forest dweller or have small area of less than 0,25 hectar. Typologi 1 of forest dweller has a high degree of pressure on land in Paliyan Wildlife Sanctuary with value 11,90. Typology 2 of forest dweller has a moderate degree of pressure with value 3,48 or no pressure.
Kata Kunci : Suaka Margasatwa Paliyan, tipologi, tekanan petani penggarap