Analisis Kinerja Faktor Produksi dan Mitigasi Risiko Unit Penghasil Biogas Sebagai Energi Terbarukan
FAJAR KURNIAWAN, Dr. Ir. Adi Djoko Guritno, MSIE
2015 | Skripsi | S1 TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIANSumberdaya energi terbarukan sangat penting dalam menjawab kebutuhan energi serta menghasilkan produk samping yang bermanfaat. Penerapan tersebut banyak yang tidak berkesinambungan karena beberapa faktor (perawatan, variasi proses, kompleksitas piranti biogas, kecocokan, kapasitas dan faktor lainnya). Risiko tersebut sangat mempengaruhi preferensi masyarakat terhadap pemilihan energi biogas sebagai energi alternatif. Penelitian ini akan menganalisis faktor yang mempengaruhi efisiensi biogas, serta mengidentifikasi risiko dan melakukan mitigasi untuk memberikan upaya preventif dalam pengelolaan biogas. Alat analisis yang digunakan adalahData Envelopment Analysisuntuk analisis faktor dan ISO 31000 untuk mengelola risiko. Sampel yang berjumlah 20 biogas aktif akan diambil dari lokasi-lokasi yang tersebar di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat rantai pasok material (petani-penjual pakan-peternak)dan rantai pasok energi (proses-energi-limbah). Hasil analisis risiko menunjukkan terdapat 3 avoid risk(pakan ternak yang masuk ke dalam biodigester, batu/pasir masuk ke dalam biodigester dan pembersihan biodigester yang tidak rutin). Risiko tersebut akan dilakukan mitigasi untuk mereduksi akibat negatif maupun probabilitas kejadiannya. Hasil analisis DEA(Data Envelopment Analysis) dari 20 DMU (Decision Making Unit) biogas dari sampel yang ada, menunjukkan terdapat 11 DMU yang masih belum optimal sehingga dapat dijadikan acuan untuk perubahan berkala.
Renewable energy resources take an important role in overcoming the problem of energy needs and producing useful by-products. There are a lot of biogas application do notsustain due to multiple factors (maintenance, various process, complexity of biogas instrument, suitability, capacity and the other factors). Such risks also greatly affect people preference to consider biogas as an alternative energy. This research aim is to analyze factors that affect biogas efficiency, then identifying and mitigatingrisk for preventive action on biogas management. This research using Data Envelopment Analysis for factor analysis and ISO 31000 for risk management as a tools. 20 sample of active biogas would be taken from some locations in Yogyakarta Special Region and Central Java. The result shows that there is 2 kind ofbiogas supply chain, material (farmer-woof seller-breeder) and energy (process-energy-waste). The result of risk analysis generally shows that there are 3 avoid risk (woof waste involved in the biodigester, stone/sand in the biodigester and poor schedule of biodigester cleaning)requiring immediate action. Those risks would be treated to reduce the negative effect as well as its probability. DEA analysis (Data Envelopment Analysis) of 20 DMUs (Decision Making Unit) biogas from the entire sampleproduce results that there are 10 non-optimum DMUs that their parameters can be used as a reference for periodic improvement.
Kata Kunci : biogas, data envelopment analysis, mitigasi, risiko, supply chain