ANALISIS NILAI WAJAR SAHAM BANK SULTENG SEBELUM MASUKNYA INVESTOR PADA TAHUN 2013
AGUS MURYANTO, S.E., Dr. Mamduh M. Hanafi, MBA.
2015 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis Nilai Wajar saham PT. Bank Sulteng pasca masuknya investor pada tahun 2012. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian adalah pendekatan pendapatan (income based approach) dan pendekatan data pasar (market based approach). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan PT. Bank Sulteng, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik periode tahun 2007–2011, laporan keuangan 6 (enam) perusahaan pembanding. Keenam perusahaan pembanding tersebut yaitu: Bank Agroniaga, Tbk., Bank Capital Indonesia, Tbk., Bank Pundi Indonesia, Tbk., Bank Bumi Artha, Tbk., Bank Windu Kencana International, Tbk., dan Bank Himpuan Saudara 1906, Tbk. Laporan keuangan tersebut selanjutnya dianalisis untuk mengetahui kondisi fundamental keuangan dan menghitung nilai pasar wajar saham PT. Bank Sulteng dalam rangka epskansi usaha dengan masuknya modal dari investor swasta pada tahun 2012 dengan menggunakan Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach) dan Pendekatan Data Pasar (Market Based Approach). Hasil yang didapat dengan menggunakan kedua pendekatan dengan mengaplikasikan diskon minoritas (Discount Lack of Control) dan didasari pada analisis kemampuan fundamental keuangan perusahaan, maka nilai pasar wajar ekuitas PT. Bank Sulteng pada tanggal 31 Desember 2012 sebesar dengan pendekatan pendapatan (income based approach) diperoleh indikasi nilai pasar wajar sebesar Rp317.000.000.000,- dan dengan pendekatan pasar diperoleh indikasi sebesar Rp467.000.000.000,-. Dengan memberikan bobot sebesar 50 persen terhadap Discounted Cash Flow Method dan 50 persen terhadap market multiple method, maka indikasi nilai wajar saham (ekuitas) PT. Bank Sulteng, setelah memperhitungkan diskon minoritas adalah sebesar Rp175.328,- per lembar saham. Nilai pasar wajar saham dengan saham sejumlah 1.265.626 lembar saham dan mengaplikasikan diskon minoritas sebesar 30 persen maka nilai pasar wajar menjadi sebesar Rp263.900.000.000,- atau Rp208.513,- per lembar saham.
This study research is to analyze the Fair Market Value of PT. Bank Sulteng share within the framework of share added in 2012, its shares of stock owned by the public (minority). The analytical tool used in the study were Income Based Approach and the Market-Based Approach. The data used in this research is based on PT. Bank Sulteng financial statement’s which has been audited by Public Accountant year period from 2007 to 2011, the financial statements 6 (six) companies. All six comparison companies are: Bank Agroniaga, Tbk., Bank Capital Indonesia, Tbk., Bank Pundi Indonesia, Tbk., Bank Bumi Artha, Tbk., Bank Windu Kencana, Tbk., and Bank Himpunan Saudara, Tbk. The financial statements are then analyzed to determine the condition of the financial fundamentals and calculate the fair market value of shares PT. Bank Sulteng, within the framework of expansion in 2012 by using the Income Based Approach and Market-Based Approach. Results obtained using both approaches by Minority Discount applying Discount Lack of Control and based on the analysis of the ability of the company's financial fundamentals, then the fair market value of equity of PT. Bank Sulteng, on December 31, 2012 amounted to the income approach obtained an indication of fair market value of Rp317.000.000.000,- and with the market based approach obtained an indication of Rp467.000.000.000,-. By providing a weighting of 50 percent of the Discounted Cash Flow Method and 50 percent of the Market Multiple Method, the indication of fair market value of shares (equity), PT. Bank Sulteng., before considering the minority discount amounted Rp17.328,- per share. The fair market value of minority shares of publicly owned with shares of 1.265.626 shares and apply the minority discount of 30 percent, then the fair market value amounted to Rp263.900.000.000,- or Rp208.513,- per share.
Kata Kunci : Pendekatan Pendapatan (Income Based Approach) dengan mengunakan Discount Cash Flow), Pendekatan Data Pasar (Market Based Approach) dengan PER (Price Earning Ratio), PBV (Price to Book Value), P/S Ratio (Price to Sales Ratio)., serta penerapan Diskon Minor