Laporkan Masalah

KEEFEKTIFAN CERAMAH DAN FOCUS GROUP DISCUSSION TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TENTANG PNEUMONIA BALITA

LALU ARIF SOFYAN NURDIN, Akhmadi, S.Kp., M.Kes., M.Kep., Sp.Kep.Kom /Itsna Luthfi Kholisa, S.Kep., Ns.,MANP

2015 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Pneumonia pada balita merupakan penyakit kedua penyebab kematian di Indonesia, pentingnya pemberian pengetahuan tentang pneumonia kepada ibi-ibu yang memiliki balita agar dapat mencegah terjadinya pneumonia pada balita. Pendidikan kesehatan yang diberikan dapat berupa pendidikan secara kelompok yaitu ceramah dan focus group discussion (FGD).Namun untuk mengetahui metode yang paling baik digunakan dalam penyampaian materi tentang pneumonia, sehingga penting dilakukan penelitian untuk mengetahui metode yang paling baik digunakan. Tujuan:Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan keefektifan pendidikan kesehatan dengan metode ceramah dan metode FGD dibantu dengan media audiovisual terhadap tingkat pengetahuan dan sikap ibu tentang pneumonia di Desa Rumbuk Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen semu, Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Non equivalent control group design. Data didapatkan melalui Pretest posttest.Penelitian ini dilakukan pada tanggal 21 November sampai dengan 30 November 2014.Responden dalam penelitian ini berjumlah 70 orang, 35 orang untuk kelompok ceramah dan 35 orang untuk kelompok FGD. Hasil: Berdasarkan hasil uji Paired T-Test, secara statistik nilai p value = 0,00* pada kedua kelompok baik pengetahuan maupun sikap sebelum dan setelah diberikan intervensi menunjukkan hasil yang signifikan. Uji Independent T-Test pengetahuan dan sikappada kelompok ceramah dan FGD menunjukkan nilai p value = 0,00*. Signifikan setelah diberikan intervensi.Pendidikan kesehatan pada kelompok dengan metode FGD memiliki rerata lebih tinggi. Kesimpulan: Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan dan sikap tentang pneumonia pada responden setelah diberikan pendidikan kesehatan baik pada kelompok ceramah maupun FGD.Pendidikan kesehatan dengan metode FGD lebih efektif dari pada metode ceramah.

Background: Pneumonia in infants is the second most deathly disease in Indonesia. It is important to give comprehensive information to the mothers to prevent their infants from pneumonia. There are two group methods in implementing health education to the mothers. They are lecture and focus group discussion (FGD). However it is important to make a research to determine the best method among the methods. Objective: This research aimed to know the most effective method among lecture and focus group discussion using audiovisual toward mothers knowledge and response to pneumonia in Desa Rumbuk Kecamatan Sakra Kabupaten Lombok Timur. Method: This research used Quasi experimental and Non equivalent control group design approach. The data are collected using pre-test and post-test. The research has taken in November 21st- November 30th 2014. There are totally 70 responders in research, divided into two groups. They are 35 responders in lecture and 35 responders in focus group discussion. Results: Based on paired t test, we got p- value = 0,00* in all groups. Both of their knowledge and response are significantly different before and after given an intervention. Independent T test on their knowledge and response among both of group show p-value = 0,00*, it was significant after given an intervention. Health education using FGD has higher average than lecture method. Conclusion: there are different knowledge and responds in pneumonia among both of responders, lecture responders and FGD responders. FGD method is more effective than lecture method.

Kata Kunci : Pneumonia balita, FGD dan Ceramah, Rumbuk

  1. S1-2015-296667-abstract.pdf  
  2. S1-2015-296667-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-296667-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-296667-title.pdf