Laporkan Masalah

Sekolah Sepak Bola di Yogyakarta

RIANI ZATI A P, Ardhya Nareswari, S.T., M.T., Ph.D.

2014 | Skripsi | S1 ARSITEKTUR

Sepak bola merupakan salah satu olahraga terpopuler di dunia, termasuk di Indonesia. Olahraga ini bersifat universal, sehingga dapat dimainkan oleh berbagai kalangan dan selalu berkembang dari masa ke masa. Sebakbola juga merupakan lambang nasionalisme dan kebanggan bagi suatu negara. Prestasi suatu klub atau tim nasional menjadi tolak ukur keberhasilan sepak bola di negara tersebut. Namun, pencapaian prestasi Indonesia dalam turnamen sepak bola skala regional maupun internasional berbanding terbalik dengan antusiasme masyarakat yang tinggi. Penyebabnya antara lain sistem pembinaan sepak bola usia muda yang kurang terarah dan fasilitas latihan yang kurang memadai. Padahal, pembinaan sepak bola usia muda merupakan investasi untuk mencetak pemain profesional di masa depan. Di Indonesia sebenarnya sudah terdapat banyak wadah pembinaan sepak bola usia muda. Namun, kuantitas yang melimpah tersebut tidak sebanding dengan kualitasnya. Oleh karena itu perlu adanya wadah pembinaan sepak bola usia muda yang representatif berupa Sekolah Sepak Bola yang dapat mengakomodasi kebutuhan penggunanya. Pada hakikatnya, siswa Sekolah Sepak Bola menjalani multi peran sebagai pelajar, atlet sepak bola, dan makhluk sosial. Sehingga aktivitas dan kebutuhan siswa sangat beragam. Secara garis besar, siswa membutuhkan fasilitas-fasilitas ruang yang terangkum dalam tipologi bangunan olahraga, pendidikan, residensial serta bangunan pengelola sebagai penunjang. Dengan pertimbangan tersebut, maka Sekolah Sepak Bola yang mengambil lokasi di Yogayakarta ini dirancang dengan konsep mengorganisasikan tipologi bangunan olahraga, pendidikan, residensial, dan pengelola dalam suatu tatanan kompleks Sekolah Sepak Bola. Selain itu, citra bangunan juga menjadi poin penting yang akan dimunculkan dalam konsep perencanaan dain perancangan.

Soccer is one of the most popular sports in the world, including in Indonesia. This sports is universal, so it can be played by various groups and evolving over time. Soccer is also symbol of nationalism and pride for country. Achievement of club or national team as benchmark for success of soccer in the country. However, Achievement of Indonesia in regional and international turnament is inversely with high enthusiasm of society. The problem is unfocused youth coaching and inadequate training facilities. In fact, that is investment to have a good professional player in the future. Actually in Indonesia have a lot of soccer youth training center. However, the quantity isn’t propotional to the quality. Hence, association is needed for soccer youth training center that representative in form Soccer School that can accommodate the users needs. In essence, student of Soccer School have multi role as a student, athlete of soccer, and social beings. So that activity and needs is very diverse. The point is student needs facilities that integrated in sports, education, residential typology of building and administrator building as support. With these considerations, the Soccer School which took a location in Yogyakarta is designed by concept organizing sports, education, residential, and administrator typologies of building in a complex arrangement Soccer School. Moreover, building image has also an important poin which will appear in planning and design concept.

Kata Kunci : sekolah, sepak bola, tipologi bangunan, citra bangunan / school, soccer, building typology, building image


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.