PERBANDINGAN TITER ANTIBODI VIRUS AVIAN INFLUENZA DAN NEWCASTLE DISEASE YANG DIHASILKAN DARI PROGRAM VAKSINASI YANG BERBEDA PADA AYAM PETELUR
RETNO WAHYUNI, Dr. drh. Michael Haryadi Wibowo, M. P.
2015 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN HEWANAvian Influenza (AI) dan Newcastle Disease (ND) adalah penyakit yang dapat menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup besar. Strategi pengendalian utama terhadap penyakit AI dan ND adalah dengan vaksinasi. Penelitian ini bertujuan membandingkan titer antibodi AI dan ND pada ayam layer yang dihasilkan dari program vaksinasi yang berbeda menggunakan vaksin live dan killed AI dan ND. Program vaksinasi secara detail dapat dilihat pada materi dan metode. Penelitian dilakukan pada 3 kelompok peternakan, yaitu SL-3, SL-4, dan SL-6. Sampel darah diambil pada minggu ke-18, 28, 38, 48, dan 58. Darah ayam tersebut didiamkan sampai keluar serum yang digunakan untuk pengukuran titer antibodi. Pengukuran titer antibodi terhadap AI dan ND dilakukan dengan uji hemaglutinasi inhibisi (HI). Nilai titer antibodi dirata-rata kemudian dihitung dengan metode Geometric Mean Titer (GMT). Analisis statistik dilakukan dengan metode oneway ANOVA tingkat signifikansi 95% dilanjutkan Tukey HSD. Nilai GMT peternakan SL-3 umur 18, 28, 38, 48, dan 58 minggu adalah 60.5, 25.4, 10.4, 10.7, dan 5.8, sedangkan nilai GMT peternakan SL-4 adalah 18.4, 6.8, 27.7, 21.4, dan 9.1, serta nilai GMT peternakan SL-6 adalah 34.4, 7.8, 2.8, 28.7, dan 14.3. Hasil analisis menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara ketiga program vaksinasi AI, namun berdasarkan nilai GMT, program vaksinasi peternakan SL-3 menunjukkan hasil terbaik. Nilai GMT ND peternakan SL-3 umur 18, 28, 38, 48, dan 58 adalah 128, 41.2, 89.3, 41.2, dan 99.2, sedangkan nilai GMT peternakan SL-4 adalah 71.8, 59.5, 118.5, 73.3, dan 165.2, serta nilai GMT peternakan SL-6 adalah 58.9, 39.5, 23.5, 76.8, dan 128. Hasil analisis vaksinasi ND menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara program vaksinasi peternakan SL-6 dengan peternakan SL-3 dan SL-4. Program vaksinasi peternakan SL-4 memberikan hasil terbaik berdasarkan nilai GMT.
Avian Influenza (AI) and Newcastle Disease (ND) are diseases which cause big economic losses. Vaccination is the major control strategy for AI and ND. This research was aimed to compare antibody titers against AI virus (AIV) and ND virus (NDV) in the layer chicken induced by different vaccination programs using live and killed NDV and AIV vaccines. The research was carried out on three groups of layer farm, namely SL-3, SL-4 and SL-6. Blood collections were carried out for testing antibody titers against NDV and AIV using hemagglutination inhibition (HI) at 18, 28, 38, 48 and 58 weeks of age. Antibody titers of each group was calculated using the Geometric Mean Titer (GMT). Further study to see the different GMT values were analyzed using ANOVA oneway method with 95 % significance level and Tukey HSD method. The result of AIV titers acording to GMT method at 18, 28, 38, 48 and 58 weeks of age are as follow: SL-3: 128, 41.2, 89.3, 41.2, and 99.2, respectively, meanwhile SL-4: 18.4, 6.8, 27.7, 21.4, and 9.1, respectively, and SL-6: 34.4, 7.8, 2.8, 28.7, and 14.3, respectively. The analysis showed no significant differences on three AI vaccination programs. However, SL-3 farming vaccination program showed that the best result based on GMT. The result of AIV titers according to GMT method are as follow: SL-3: 128, 41.2, 89.3, 41.2, and 99.2, respectively, meanwhile SL-4: 71.8, 59.5, 118.5, 73.3, and 165.2, and SL-6: 58.9, 39.5, 23.5, 76.8, and 128, respectively. The results of ND vaccination showed that there were significant differences on SL-6, SL-3 and SL-4 farm. The SL-4 farming vaccination program showed that the best result based on GMT.
Kata Kunci : Avian Influenza, Newcastle Disease, vaksinasi, hemaglutinasi inhibisi, antibodi