ANALISIS STRUKTUR NARATIF PROPP DAN UNSUR KEBUDAYAAN UNIVERSAL DONGENG TANISHI CHOUJA DAN SI JANDA DAN BUJANG KATAK
WINNY WITRA MAHARANI, Robi Wibowo, S.S.,M.A.
2014 | Skripsi | S1 SASTRA JEPANGABSTRAKSI Analisis Struktur Naratif Propp Dan Unsur Kebudayaan Universal Dongeng Tanishi Chouja dan Si Janda Dan Bujang Katak Winny Witra Maharani 10/304881/SA/15640 Objek materi pada penelitian ini adalah dua dongeng berjudul Tanishi Chouja dan Si Janda dan Bujang Katak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur naratif dan unsur kebudayaan universal yang terkandung pada kedua dongeng. Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan teori struktur naratif Propp dan pendekatan antropologi sastra dengan menggunakan konsep unsur kebudayaan universal oleh Koentjaraningrat. Analisis data dimulai dengan menentukan objek materi berupa dongeng Jepang yang berjudul Tanishi Chouja dari kumpulan dongeng Mukasibanashi karangan Tsubota Jouji dan dongeng Pulau Bangka yang berjudul Si Janda dan Bujang Katak yang diceritakan kembali oleh Daryatun dalam buku 366 Cerita Rakyat Nusantara. Struktur naratif kedua dongeng dianalisa menggunakan kajian naratif Propp yang didasarkan pada fungsi pelaku. Sementara itu, unsur kebudayaan universal pada dongeng akan dikaitkan dengan data etnografis kedua masyarakat. Hasil penelitian menghasilkan dua kesimpulan, yaitu, pertama, kedua dongeng tersusun dari urutan fungsi-fungsi pelaku. Tanishi Chouja tersusun atas 11 fungsi pelaku, dan Si Janda dan Bujang Katak tersusun dari 7 fungsi pelaku. Namun demikian, komposisi fungsi pelaku penyusun kedua dongeng tidaklah sama. dan juga tidak tersusun secara sistematis. Kedua, unsur kebudayaan universal yang terdapat dalam kedua dongeng adalah, 1) organisasi sosial; berupa hubungan kekerabatan; 2) teknologi dan sistem peralatan hidup; dalam bentuk rumah, pakaian, dan alat transportasi; 3) sistem mata pencaharian; berupa pertanian, dan 4) sistem religi; dalam praktik keagamaan sehari-hari. Kata kunci: Struktur Naratif Propp, Unsur Kebudayaan Universal, Dongeng
ABSTRACT Propps Narrative Structure Analysis and Cultural Universality within Folktale Tanishi Chouja and Si Janda dan Bujang Katak Winny Witra Maharani 10/SA/304881/15640 This research aims to examine two folktales, entitled Tanishi Chouja and Si Janda dan Bujang Katak. The purposes are to describe the narrative structure and the cultural universality of both folktales. The theories applied to attain the purpose are Propps narrative structure and an anthropological approach with the concept of cultural universality by Koentjaraningrat. The research starts from the determination and deep reading of the objects; Tanishi Chouja, a Japanese folktale from folktales collection Mukashibanashi by Tsubota Jouji, and Si Janda dan Bujang Katak Bangkanese folktale retold by Daryatun in 366 Cerita Rakyat Nusantara.The narrative structure of both folktales is examined with Propps theory of narrative structure that emphasizes at functions of dramatic personae. Meanwhile, the cultural universality within the folktales are going to be compared and related to ethnographic data of the two cultures. The results of this research indicate two things. First, according to Propps narrative structure, both folktales are composed of the functions of dramatic personae; Tanishi Chouja covers 11 functions while Si Janda dan Bujang Katak covers 7 functions. However, the compositions are different and arranged in random series unlike the Russians folktales. Secondly, the cultural universality within the folktales cover four out of seven, which are, 1) social organization; in form of kinship, 2) technology and life utensils; in form of dwelling, clothes and transportation, 3) livelihood system; in form of agriculture, and 4) religious system; within daily religious practices. Keyword: Propps Narrative Structure, Cultural Universality, Folktales
Kata Kunci : Struktur Naratif Propp, Unsur Kebudayaan Universal, Dongeng