Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI DAYA SAING KOMODITI UNGGULAN KABUPATEN TANJUNG JABUNG TIMUR

DWI RIYANTO, Dr. Luthfi Muta'ali., M.T.

2015 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Otonomi daerah memberikan kesempatan daerah untuk mengembangkan daerah mereka sesuai dengan potensi yang dimiliki.Pengembangan komoditi unggulan diharakan dapat mempercepat pembangunan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi ragam dan sebaran komoditas pertanian yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mengidentifikasi ragam komoditas unggulan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, mengidentifikasi daya saing komoditas unggulan di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, dan menyusun arahan kebijakan pengembangan wilayah terkait dengan komoditas unggulan. Metode penelitian menggunakan analisis Location Quotien (LQ), analisis Internal Eksternal dan Indept Interview. Variabel-variabel yang digunakan yaitu produksi komoditas pertanian seperti tanaman pangan,holtikultura, perkebunan, peternakan dengan unit analisis 11 kecamatan yang ada di kabupaten Tanjung Jabung Timur. Hasil menunjukan bahwa tidak ada ragam jenis komoditas tanaman pangan dan peternakan, hanya komoditas perkebunan yang ada ragam jenis komoditas. Komoditas unggulan tanaman pangan Kabupaten Tanjung Jabung Timur adalah jagung, ubi kayu, dan kacang kedelai. Perkebunan komditas unggulanya adalah kelapa dalam dan kelapa sawit, dan peternakan komoditas unggulanya adalah sapi dan ayam buras. Arahan kebijakan untuk tipe 1 adalah Memperkuat peran pemerintah dalam kestabilan harga terutama harga hasil perkebunan agar tidak naik turun dipermainkan oleh tengkulak, memperkuat peran pemerintah untuk mendukung wilayah yang basis sebagai sentra produksi komoditas tertentu, pembentukan sentra produksi dan sentra produksi. Arahan kebijakan tipe 2 adalah Peningkatan Sumberdaya Manusia pelatihan pertaniann untuk tanaman pangan, Penyuluhan peternakan, peningkatan kualitas hasil produksi tanaman pangan dan peningkatan minat dan mitovasi masyarakat untuk usaha dibidang pertanian terutaman tanaman pangan. Arahan kebijakan tipe 3 yaitu Peningkatan peran pemerintah dalam peningkatan hasil produksi komoditas tanaman pangan, investasi di sektor pertanian untuk meningkatkan hasil dan kualitas produksi perkebunan dan pelaksanaan program-program wilayah yang dapat mendukung peningkatan hasil produksi komoditas pertanian. Arahan kebijakan tipe 4 yaitu pelaksanaan program-program yang dapat mendukung peningkatan kualitas sumberdaya manusia.

Regional autonomy gives the chance for every region to develop their own region as the potential that they have. Development of leading commodities is expected to help the growth in Tanjung Jabung Timur regency. The goals of this research are to identify kinds and spread agricultural commodities in Tanjung Jabung Timur, to identify any leading commodities in Tanjung Jabung Timur, to identify the competitiveness the leading commodities in Tanjung Jabung Timur, and to arrange the policy directives of area development with the leading commodities. Research methods that will be used Location Quotient (LQ), Internal External analysis and In-depth Interview. The variables be used are production of agricultural commodities like horticulture plants, plantations, farming with 11 analysis units of sub districts in Tanjung Jabung Timur. Result shows that there isn�t any crops and farming commodities, but only plantation commodities. Leading commodities from Tanjung Jabung Timur are corn, cassava, and soybeans. There are also some coconuts and cow and chicken as the main farming commodities. The first type for the policy directives are by strengthening the role of the government in stabilizing the price of the commodities to prevent the price�s manipulation by the middlemen, strengthening the role of the government to support some areas that will be the production center of some commodities, and making production center. The second type for the policy directives are increasing the human resources with agricultural training, farming counseling, increasing the quality of the food products, and increasing the interest and motivation of the people for works in agricultural sector, especially crops. The third type for the policy directives are raising the role of government in increasing the crops productions, investment in agricultural sector to increase the quantity and quality of plantation products, and implementation of programs that can support the increase of agricultural commodities. The fourth type for the policy directives are the implementation of programs that can increase the quality of human resources.

Kata Kunci : Komoditas Unggulan, Daya Saing, Arahan Kebijakan Pengembangan

  1. S1-2015-304385-abstract.pdf  
  2. S1-2015-304385-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-304385-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2015-304385-title.pdf