ANALISIS INDOOR ENVIRONMENT QUALITY TERHADAP TINGKAT KEPUASAN PENYEWA (TENANT) GEDUNG GRAHA MANDIRI JAKARTA TAHUN 2014
SUMIYAR BUDI WIYONO, Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M., Ph.D.
2015 | Tesis | S2 Ekonomika PembangunanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis indoor environment quality terhadap tingkat kepuasan penyewa (tenant) gedung perkantoran. Indoor environment quality yang diteliti adalah Air Conditioner (AC), kualitas udara, pencahayaan, kenyamanan visual pandang, tingkat ketenangan, kenyamanan pribadi, besarnya ruangan, visual pandang pribadi, kemudahan interaksi, tata ruang/layout ruangan, kesesuaian furnitur dan peralatan, warna dan tekstur ruangan, kebersihan gedung, kebersihan ruangan, perawatan gedung dan aksesibilitas terhadap padagang kaki lima. Indoor environment quality diukur berdasarkan hasil survei penyewa Gedung Graha Mandiri Jakarta 2014 dengan ukuran skala 1 (tidak puas) sampai 7 (sangat puas) sedangkan tingkat kepuasan penyewa (tenant) diukur dengan skala 1 (tidak puas) sampai 7 (sangat puas). Hipotesis yang digunakan adalah faktor-faktor indoor environment quality berpengaruh positif signifikan terhadap tingkat kepuasan penyewa (tenant). Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier berganda dengan kuadrat terkecil. Variabel terikat adalah tingkat kepuasan penyewa (tenant) Gedung Graha Mandiri dan variabel bebas adalah faktor-faktor indoor environment quality yang terdiri dari 16 variabel. Sampel data yang dipakai berjumlah 75 yang merupakan jenis data cross section. Hasil analisis penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat 6 variabel dari indoor environment quality yang terdiri dari air conditioner, tingkat ketenangan, visual pandang pribadi, kemudahan interaksi, kebersihan ruangan dan perawatan gedung yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kepuasan penyewa (tenant) Gedung Graha Mandiri di Jakarta tahun 2014. Setiap tambahan 1 persen tingkat kenyamanan air conditioner akan meningkatkan 0,11 persen terhadap tingkat kepuasanan penyewa, setiap tambahan 1 persen tingkat ketenangan akan meningkatkan 0,15 persen terhadap tingkat kepuasan penyewa gedung, setiap tambahan 1 persen tingkat kepuasan pada visual pandang pribadi akan meningkatkan 0,28 persen terhadap tingkat kepuasan penyewa, setiap penambahan 1 persen tingkat kemudahan interaksi akan meningkatkan kepuasan penyewa sebesar 0,12 persen, setiap tambahan 1 persen tingkat kepuasan kebersihan ruangan akan meningkatkan kepuasan penyewa sebesar 0,08 persen dan setiap tambahan 1 persen tingkat kepuasan perawatan gedung akan meningkatkan tingkat kepuasan penyewa sebesar 0,21 persen.
This study aims to analyze indoor environment quality to office building tenant satisfactions. The indoor environment quality consist of air conditioner (AC), air quality, lighting, view comfort, acoustic, personal comfort, large of space, personal view comfort, free access, space layout, suitable furniture and equipments, color and texture, building cleanness, rooms cleanness, building maintenance, small trader access. Indoor environment quality was measured by tenant perceptions with scale of 1 (is not satisfied) to 7 (is most satisfied). And tenant satisfactions was measured with scale of 1( is not satisfied) to 7 (is most satisfied). The hypothesis put forward is that indoor environment quality factors are positive and effect to tenant satisfactions. Analysis tools used in this study is multiple linear regression with least square method. Dependent variable is tenant Gedung Graha Mandiri satisfactions and independent variable is the indoor environment quality factors that consist of 16 variables. The sample data used amounted to 75 which is a type of cross section data. Results of analysis of research can be described as follows. Six variable of indoor environment quality as acoustic, large of space, personal view comfort, space layout, building cleanness, and building maintenance all are positive and effect to tenant satisfactions of Gedung Graha Mandiri in Jakarta 2014. Each additional of 1 percent of air conditioner satisfaction it will increase the value of 0.11 percent of tenant satisfactions, each additional of 1 percent of acoustic satisfaction it will increase the value of 0.15 percent of tenant satisfactions, each additional of 1 percent of personal view comfort satisfaction it will increase the value of 0.28 percent of tenant satisfactions, each additional of 1 percent of ease of interaction satisfaction it will increase the value of 0.12 percent of tenant satisfactions, each additional of 1 percent of workspace cleanliness satisfaction it will increase the value of 0.08 percent of tenant satisfactions and each additional of 1 percent of building maintenance satisfaction it will increase the value of 0.21 percent of tenant satisfactions.
Kata Kunci : Indoor environment quality, kepuasan peyewa (tenant) gedung perkantoran