Laporkan Masalah

Pengaruh Pendidikan Kesehatan dengan Metode Cara Belajar Aktif tentang Sadari terhadap Remaja Putri di SMA N 4 Yogyakarta

PURNAWIBAWA RAHMAT SENTOSA, Elsi Dwi Hapsari, S.Kp., M.S., D.S.; Sri Mulyani, S.Kep., Ns., M.Ng.

2015 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Pendahluan: Kanker merupakan penyebab kematian kedua di dunia. Hal itu disebabkan kurangnya kesadaran perempuan untuk memeriksakan diri. Deteksi dini kanker payudara salah satunya dapat dilakukan dengan SADARI. Cara ini perlu dikuasai oleh remaja putri. Promosi di sekolah dengan metode yang tepat dapat meningkatkan pengetahuan. CBA merupakan metode pendidikan yang menarik dan peserta didiknya berperan secara aktif. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian pendidikan kesehatan dengan metode Cara Belajar Aktif (CBA) terhadap tingkat pengetahuan remaja putri. Metode: Jenis penelitian quasi-experimental dengan one group pretest posttest yang dilakukan pada bulan Desember 2014 dengan subjek penelitian sebanyak 40 responden yang dipilih menggunakan metode cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner dan modul yang dibuat peneliti. Peningkatan pengetahuan diukur dengan melihat peningkatan pengetahuan sebelum diberikan intervensi (pretest), segera setelah intervensi (posttest-1) dan satu minggu setelah intervensi (posttest-2). Hasil uji terpakai menunjukan Alpha Cronbach=0,931 dan r=0,356. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dan paired t test (Alpha<0,05). Hasil: Pengetahuan meningkat secara signifikan segera setelah intervensi (10,90 dengan SD=6,66 vs 22,73 dengan SD= 2,08, p=0,000) dan menurun tetapi tidak signifikan satu minggu setelah diberikan intervensi (22,73 dengan SD=2,08 vs 22,65 dengan SD=2,11, p=0,083). Kesimpulan: Pendidikan kesehatan dengan metode CBA mampu meningkatkan dan mempertahankan pengetahuan responden tentang SADARI secara signifikan.

Introduction: Cancer is the second major cause of death in the world. It is due to the lack of awareness of woman to check immediately. Early detection of breast cancer can be conducted with BSE. This method need to be mastered by adolescent. Health promotion with apprpriate method able to improve knowledge. Active learning method is education method which interesting with active participation of learners. Objectives: To know the effect of health education usng active learning method on the level of adolescent knowledge. Method: This study was a quasi-experimental quanttative with one group pretest postest which conducted on December 2014 involving 40 respondents who selected using cluster random sampling method. Instrument which use in this research are questionnaire and modul. Increased knowledge measured uasing a knowledge questionnaire by seeing an increase of knowledge before intervention (pretest), immediately after intervention (posttest 1), and one week after intervvention (posttest 2). The result of used test for validity and reliability test showed that all of item in the questionnaire are valid and reliable with Alpha Cronbach score 0,931 and r score 0,356. The data obtained were analyzed using the Wilcoxon and paired t-test with Alpha Cronbach<0,05. Result: Knowledge was increased significanly immediately after intervention (10,90, SD=6,66 vs 22,73, SD=2,08, p=0,000) and decreased but not significant one week after given intervention (22,73, SD=2,08 vs 22,65, SD=2,11, p=0,083). Conclusion: Health education with active learning method is able to improve and maintain the respondents knowledge about BSE significantly.

Kata Kunci : Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, SADARI, Cara Belajar Aktif, Pengetahuan/Keywords: Health Education, BSE, Active Learning Method, Knowledge

  1. S1-2015-296258-abstract.pdf  
  2. S1-2015-296258-bibliography.pdf  
  3. S1-2015-296258-title.pdf