Lansia dan Modernisasi: Analisis Sosiologi Sastra Terhadap Cerpen Oi No Uguisu Karya Fumio Niwa
SANDY PURBACIPTA, Robi Wibowo,S.S.,M.A.
2014 | Skripsi | S1 SASTRA JEPANGObyek penelitian dalam skripsi ini adalah cerpen Oi no Uguisu karangan Fumio Niwa, yang bercerita tentang kehidupan Kishiko Futase, seorang lansia dan janda di tengah keluarganya. Cerpen ini berlatar belakang masyarakat Jepang pada paruh akhir zaman Shouwa (1926-1989), sekitar tahun 1960-1970an. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang bagaimana keadaan kaum lansia dalam masyarakat, serta bagaimana pandangan pengarang terhadap kaum lansia yang tergambarkan dalam cerpen. Dalam menjawab pertanyaan yang telah dirumuskan, digunakan dua macam pendekatan, yakni pendekatan struktural dan sosiologi sastra. Pendekatan struktural digunakan untuk meneliti unsur intrinsik cerpen, seperti tema, penokohan, latar, dan hubungan antar unsur di dalam cerpen. Pendekatan sosiologi sastra dilakukan dengan membandingkan fakta-fakta cerita dengan fakta-fakta masyarakat yang terjadi pada masa itu, serta menemukan hubungan antar keduanya. Unsur-unsur di dalam cerpen yang dibandingkan dengan keadaan masyarakat saat itu atara lain, kedudukan lansia dalam keluarga Jepang, pandangan masyarakat terhadap janda dan lansia, permasalahan-permasalahan yang dihadapi lansia, serta pandangan pengarang terhadap kaum lansia. Skripsi ini disajikan dalam 5 bab, yang berisi latar belakang masalah, biografi pengarang dan kondisi masyarakat pada saat itu, analisis struktural, analisis sosiologi sastra, dan kesimpulan. Penelitian dilakukan dengan menggunakan sumber-sumber dari buku, jurnal, dan internet, yang memuat tentang fenomena-fenomena sosial yang terjadi pada zaman Shouwa. Cerpen Oi no Uguisu merepresentasikan keadaan kaum lansia pada masa itu. Cerpen ini berisi pandangan negatif pengarang terhadap modernisasi dan industrialisasi yang mulai berlangsung dengan pesat pada masa itu, yang berpengaruh pada kehidupan kaum lansia.
Research object in this paper is a short story by Fumio Niwa, entitled Oi no Uguisu, which told about the life of Kishiko Futase, an elderly widow, around her family. This short story has the Japanese society in latter part of Shouwa era (1926-1989), c.a. 1960-1970s as it setting. Purpose of this research is to answer the questions about how is the condition of the elderly in society and writers view against the elderly, which are expressed in the short story. In order to answer the formulated questions, two kind of approaches are being used, structural approach and sociology of literature. Structural approach is used to analyze the intrinsic elements of the short story, such as theme, characterization, settings, and correlations between elements in the short story. Whereas, sociology of literature approach was done by comparing the storys facts with social facts that occurred on that period, and look for the relations between those two kinds of facts. Elements inside the story which are compared with the societys condition on that period are the elderly position inside Japanese family, society view against widow and elderly, problems that being faced by the elderly, and writers opinion against the elderly. This paper is comprised of 5 chapters, which contain front matter, writers biography and social condition on that period, structural analysis, sociology of literature analysis, and conclusion. Research done by using sources from books, journals, and internet, about social phenomenon that occurred in Shouwa era. Oi no Uguisu represents the condition of elderly on that time. This short story contains the negative opinion of the writer against rapid modernization and industrialization that begun on that time, which affected the condition of elderly.
Kata Kunci : Fumio Niwa, lansia, modernisasi, masyarakat, Shouwa