Evaluasi program Gema Palagung 2001 di Kabupaten Jayapura
SUMARYANTO, Antonius, Dr. Agus Dwiyanto
2002 | Tesis | Magister Administrasi PublikPertanian mempunyai peranan yang cukup penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional dan telah dibuktikan secara empirik, baik pada saat kondisi normal maupun pada saat krisis. Peran pokok pertanian sebagai mesin penggerak ekonomi nasional dalam ha1 menciptakan ketahanan pangan, mendukung berkembangnya sektor sekunder dan tersier, serta menyumbang penerimaan devisa dapat dijalankan dengan baik, Hal ini dibuktikan pada pertengahan tahun 1977, peran pertanian tersebut menjadi semakin menonjol. Secara nasional ekonomi mengalami kontraksi sebesar 13,6 persen, pertanian tumbuh positif sebesar 0,26 persen. Upaya peningkatan produksi pertanian ditempuh melalui kegiatankegiatan perluasan, rehabilitasi, intensifikasi, dan diversifikasi. Program Gema Palagung 200 1 di Kabupaten Jayapura dan di seluruh Indonesia dimaksudkan iintuk mencapai swasembada pangan khususnya padi, jagung dan kedelai. Kebijakan pembangunan pertanian ini bertujuan untuk mempertahankan ketahanan pangan nasional. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur dan menjelaskan tingkat kinerja kebijakan pembangunan pertanian melalui Program Gema Palagung 200 1 di Kabupaten Jayapura, mengidentifikasi dan menemukan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja kebijakan serta rekomendasi kebijakan untuk penyempurnaan yang akan datang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desknptif kualitatif dan survei, dengan teknis analisis wawancara dengan berpedoman pertanyaan. Dari hasil penelitian, kinerja program yang mengalami penurunan dipengaruhi faktor-faktor yaitu: (1) Dana ada kecenderungan berhubungan dengan operasionalisasi di lapangan; (2) Komitmen aktor pelaksana ada hubungan dengan tugas pokok dan insentif; (3) Kualitas paket program ada kecenderungan dengan paket persyaratan teknis paket bantuan; (4) Respon dan partisipasi masyarakat kurang ada hubungan dengan tingkat pemahaman petani terhadap program dan tingkat kesadaran petani dalam memanfaatkan paket bantuan dan partisipasi dalam pertemuan; (5) Kesesuaian lahan sangat berkaitan dengan pengembangan komoditas dan pola konsumsi atau pola makan masyarakat setempat. Rekomendasi kebijakan sebagai masukan untuk kebijakan pembangunan pertanian di Propinsi Irian Jaya yang sekarang menjadi Provinsi Papua adalah (1) Pembangunan pertanian dalam rangka ketahanan pangan yakni membangun ketahanan pangan lokal sesuai karakteristik dan pola makan masyarakat setempat dan potensi sumber daya alam yang ada, (2) Meningkatkan kualitas sumber daya manusia petani melalui pola magang dengan pendekatan komoditas lokal, (3) Kualitas terhadap paket program dalam ha1 ini bibithenih perlu mendapatkan prioritas, (4) Pembangunan pertanian juga harus berwawasan agnbisnis sebagai konsekuensi di era pasar bebas sehingga ham dibangun pertanian yang modern, __I____ tangguh dan efisien.
Agriculture has an important role in supporting national economy and empirically proved in both normal and critical condition. The main agricultural role as national economic motor in term of creating the food endurance supports the increased secondary and tertiary factors, and contributing to the foreign exchange acceptance can be conducted well. It was proved at the middle of 1977, the agricultural role has increased. When the national economy has contracted for 13.6 percent, the agriculture has positively grown for 0,26 percent. The developing effort of the crops was accomplished by extension, rehabilitation, intensification, and diversification. The Program of Gema Palagung 2001 is purposed to achieve the self-sufficient of food, especially rice, corn, and soybean. Agricultural development policy purposes to keep the national food endurance. The aim of this research is to measure and describe performance degree of agricultural development policy through the Program of Gema Palagung 2001 in Jayapura regency, identify and find the factors influencing policy performance and recommendation for completing in the future. The methods used in this research are descriptive, qualitative, and survey method, with an analysis technique of interview based on the questionnaire. From the result of this research, the declining program performance was affected by some factors following here : (I) there is tendency that the h d is related to operations in field; (2) implementer’s commitment is related to the main and incentive duties; (3) the quality of program package has relation to package terms of aid package technique; (4) response and participation from society is less relation to farmers’ comprehension degree to the p r o m and in taking advantage the aid package and participation in meeting; (5) compatibility of farm is very associated to the commodity development and the society consumption and diet pattern. Policy recommendation as the input for agricultural development policy in Province of Irianjaya that recently has changed to be Papua Province are : (1) agricultural development in term of food endurance is to improve the local food endurance according to the local society characteristic and diet pattern and iwiilable natural resoiircc potential, (2) increase farmer’s resoiircc through apprentice pattern with the local commodity approach, (3) the quality of program package, in this case, seeds need to get priority, (4) agricultural development should be conducted by the agribusiness concerns as a consequence of the fiee market so that it should be developed by the modern, sturdy, efficient agriculture
Kata Kunci : Kebijakan Pertanian,Program Gema Palagung 2001,Kabupaten Jayapura