Tingkat Pengetahuan Mahasiswa Jurusan Kedokteran Umum Tingkat Profesi Universitas Gadjah Mada terhadap Obat Generik
IVAN ALMERA FARISY, Anna Wahyuni W., MPH., Apt
2015 | Skripsi | S1 FARMASIDewasa ini sebagian besar masyarakat di Indonesia masih memandang obat generik sebagai obat dengan kualitas yang rendah. Masyarakat beranggapan bahwa obat generic masih tergolong sebagai obat kelas dua. Pendidikan tentang kesehatan dapat mempengaruhi tingkat pengetahuan seseorang mengenai obat. Mahasiswa kedokteran umumnya mempunyai pengetahuan yang baik tentang obat generik. Pengetahuan calon dokter terhadap obat generik penting untuk diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pengetahuan mahasiswa kedokteran umum Universitas Gadjah Mada tingkat profesi terhadap obat generik. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental. Sampel diperoleh melalui metode accidental sampling pada mahasiswa jurusan kedokteran umum Universitas Gadjah Mada tingkat profesi dengan jumlah sampel sebanyak 100. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Kuesioner divalidasi dengan menggunakan metode spearman rank, sedangkan uji reliabilitas menggunakan metode alfa cronbach. Data yang didapatkan kemudian dianalisis menggunakan metode spearman rank. Hasil yang diperoleh dari total 100 responden yaitu sebanyak 77% memiliki pengetahuan baik, 23% memiliki pengetahuan cukup, dan tidak ditemukan responden yang masuk kategori pengetahuan kurang. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat korelasi antara lamanya koas dengan tingkat pengetahuan mahasiswa terhadap obat generik. Angka correlation coefficient yang didapat yaitu 0,461.
Nowadays most of the people in Indonesia still assume generic drug have low quality. People assume that the generic drug is classified as a second-class medicine. Education about health can affect a person's level of knowledge about the drug. Medical students generally have good knowledge about generic drug. Knowledge of medical students towards generics important to investigate. This study aims to determine the extent of knowledge general medical students at Gadjah Mada University profession level to generic drugs. This study is a non-experimental research. samples were obtained through accidental sampling method on students majoring in general medicine Universitas Gadjah Mada professional level with a sample size of 100. The tools used in this study was a questionnaire. validated questionnaire using the Spearman rank, while the reliability test using Cronbach alpha method. The data obtained were analyzed using the Spearman rank method. Results obtained from a total of 100 respondents as many as 77% have good knowledge, 23% have enough knowledge, and not found respondents are categorized as less knowledge. The results showed that there is a correlation between the length of KOAs with the level of knowledge students to generic drugs. Figures obtained correlation coefficient namely 0.461.
Kata Kunci : Obat generik, pengetahuan, mahasiswa koas, accidental sampling