Implementasi kebijakan pajak hotel dan restoran sebagai upaya peningkatan pendapatan asli daerah kota Palembang
GUSTARI, Dedy, Dr. Warsito Utomo
2002 | Tesis | Magister Administrasi PublikPcnei-iinaan dari Pajak Daerah memegang peranan penting bagi peningkatan PAD kota Palembang. Pajak Hotel dan Restoran sebagai salah satu komponen Pajak Daerah meniberikan kontribusi terbesar kedua setelah Pajak Penerangan Jalan dari koinponen Pajak Dacrah lainnya. Akan tetapi lima tahun terakhir (1996-2000) pencapaian target Pajak Hotel dan Restoran tergolong rendah bahkan tidak mencapai target. Ditengarai kcgagalaii pencapaian target iiii berkaitan dengan proses implementasi kebijakan Pajak Daerah yang belum optimal. Hasil penelitian inenemukan bahwa tiga faktor utama sangat berpengaruh terhadap implementasi Kebijakan Pajak Hotel dan Restoran di Kota Palembang, yaitu (1) Sumber Daya Manusia (apzratur), (2) Sikap dan (3) Komunikasi. Pada faktor sumber daya manusia, proporsi antara jabatan struktural dan jumlah staf yang ada sangat kecil, jumlah staf tergolong besar. Namun dermkian, terjadi perangkapan jabatan struktural dan jabatan fungsional dalam pelaksanaan penyampaian dan penjemputan SPTPD. Jumlah staf yang mengikuti kursus keuangan atau kursus perpajakan sedikit, sedangkan diklat penjenjangan melebh jabatan :itruktural yang tersedia. Di lain pihak terdapat perbedaan yang cukup tegas antara kesesuaian jabatan dan latar belakang pendidkan. Pada faktor sikap, staf yang diberikan tugas dalam mensukseskan penerimaan yaiak kurang bermotivasi untuk mencapai prestasi kerja yang baik, motivasi mereka lebih pada jabatan baik struktural ataupun fhngsional/anggota tim. Persaingan yang ketat menghaniskan mereka benipaya keras untuk tetap duduk sebagai anggota tim dan mempertaliankan jabatan struktural, karena jumlah persod cukup banyak dan sebagian tidak kebagian jabatan. Kondisi ini mengalubatkan motivasi kerja staf tidak menunjang keberhasilan Dinas mencapai tujuannya. Di lain pihak, Wajib Pajak tidak mengisi blanko SPTPD sesuai dengan harapan karena tersedia peluang uutuk mengisi blanko diserahkan pada yang tidak berhak. Akibatnya target penetapan pajak Hotel dan Restoran tidak sesuai dengan potensinya. Pada faktor komunikasi, antara anggota tim dan staf yang ada pada dasarnya telah memahami tujuan kebijakan. Sosialisasi kebijakan pajak dilaksanakan secara berkala. Kendati denlikian variasi pemahaman tetap terjadi baik pada tingkat Tim, Staf Dinas ataupun Wajib Pajak. Diperlukan adanya program peningkatan Sumber Daya Manusia dalam pengelolaan PHR melalui pendidikan dan latihan di bidang perpajakan, operator komputer dalam rangka komputerisasi resgistrasi Pajak Hotel dan Restoran sehingga kontribusi Pajak Hotel dan Restoran semakm besar pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pelembang
Revenue. from regional taxes plays a significant role for increasing Palembang PAD (r2gional original revenue). A restaurani and hotel tax is one of regional taxes which contribute the second highest taxes after public'road lighting taxes as component of other taxes. However, for the last five years (1996-2000), restaurant and hotel taxes target achievement are far from target or even f'ail. Most probably, it was caused by regional taxes policies implementations which were not optimized. Research' study reveals three main factors influencing restaurant and hotel taxes policies in Palemban:: ( 1 ) human resources (2) attitude and (3) communication. At human resources factors, staff resources have a higher proportion than of structural resources which imply that there are money officers who hold two positions as staff and. structural officer in implementing arid achieving SPTPD. Staffs which join finance or taxes courses are quite small; therefore promotion placement has a higher proportion than structural position. On the contrary, there is significant gap between education background and position. At the attitude factor, staffs that responsiblc for taxes target achicvcmcnt arc lcss motivate for achieving high perfonnancc. They are mudl niorc motivated on structural position or other functional position. High competition force them to. hold position as team members and defend their structural position as a result of too inany personnel who do not have position. This condition causes personnel unable to perform well in achieving regional target. On the contrary, tax payers do not till in SPTPD as it should be due to possibilities of filling in it by other parties From the communication factor, staff and team members have understand the objective of the policies. Tax policies socialization is implemented regularly. Nevertheless, various different understanding regarding policies still occur at team, staff or tax payers. Human resources capabilities must be improved in managing hotel and restaurant taxes through education and training on taxes and coiriputer for hotel and restaurant taxes computerization, thus hotel and restaurant taxes will give higher contribution in Palembang PAD (regional original revenues)
Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah,Kebijakan Pajak Hotel dan Restoran