Efektivitas Potensi Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap Kegiatan Membangun Sendiri Periode Pajak 2013 di Kota Yogyakarta ditinjau dari Kontribusi Terhadap Penerimaan Pajak Pusat dikaitkan dengan Asas Efisiensi
DIMAS RAMADIA UTOMO, Adrianto Dwi Nugroho, S.H., Adv., LL.M
2015 | Skripsi |Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Efektivitas Potensi Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap Kegiatan Membangun Sendiri Periode Pajak 2013 di Kota Yogyakarta ditinjau dari Kontribusinya Terhadap Penerimaan Pajak Pusat dikaitkan dengan Asas Efisiensi. Penelitian dalam penulisan hukum ini kombinasi antara penelitian hukum empiris dan normatif. penelitian hukum empiris melalui wawancara dengan narasumber. Penelitian hukum normatif dilakukan dengan mengumpulkan bahan hukum primer dan sekunder. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Efektivitas potensi penerimaan PPN Kegiatan Membangun Sendiri di Kota Yogyakarta periode 2013 dikatakan cukup efektif dengan rasio 87,25%, karena untuk dapat dikatakan sangat efektif maka rasionya antara > 100%. Tidak terpenuhi nya sistem administrasi yang baik dalam mekanisme pemungutan pajak membuat Wajib Pajak kesulitan dalam hal melaporkan, menyetorkan, dan kepada siapa mereka harus membayar PPN KMS.
This study aims to analyze the effectiveness of Revenue Potential Value Added Tax (VAT) on the Activity Tax Period Build 2013 in the city of Yogyakarta in terms of the Contribution to Revenue associated with the principle Center Efficiency. Research in this legal writing is a combination of empirical and normative legal research. empirical legal research through interviews with direct sources. Normative legal study is conducted by collecting primary and secondary legal materials. These results indicate that the effectiveness of the VAT revenue potential activity in Yogyakarta City Build 2013 period is said to be quite effective with a ratio of 87.25%, as can be said to be very effective for a ratio of> 100%. Non-fulfillment of good administration in the tax collection mechanisms creates difficulties for taxpayers in terms of reporting, depositing, and to whom they have to pay VAT KMS.
Kata Kunci : : PPN, PPN KMS, EFEKTIVITAS