Laporkan Masalah

Hubungan Aktivitas Fisik dengan Kualitas Hidup pada Lansia di Desa Margoagung Seyegan Sleman Yogyakarta

DEVI OKTAVIANA HABSARI, Heru Subekti, S.Kep., Ns., MPH; Sri Mulyani, S.Kep., Ns., MNg

2014 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Jumlah lansia terus meningkat setiap tahunnya, sebagai bentuk konsekuensi logis keberhasilan pembangunan nasional di bidang kesehatan. Secara fisiologis lansia mengalami penurunan fungsi-fungsi organ tubuh yang berakibat pada menurunnya jumlah aktivitas fisik yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Akibatnya timbul berbagai permasalahan yang menjadi tantangan tersendiri dalam upaya peningkatan kualitas hidup lansia sehingga lansia mencapai derajat kesehatan yang optimal, mandiri dan berdaya guna di masa tuanya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kualitas hidup lansia di Desa Margoagung Seyegan, Sleman Yogyakarta. Metode: Jenis dan rancangan penelitian ini adalah non eksperimental dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2014 dengan responden penelitian berjumlah 76 sampel. Data dianalisis dengan menggunakan uji Spearman rho dan Chi square dengan tingkat signifikansi 95%. Hasil: Hasil uji statistik menyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dan kualitas hidup serta terdapat perbedaan yang bermakna ditinjau dari domain Role limitation due to physical health problems (p=0,009; p'=0,01), Bodily pain (p=0,017; p'=0,019), Vitality (p=0,001; p'=0,001); Role limitation due to emotional problems (p=0,021; p'=0,023). Kesimpulan: Aktivitas fisik harus sering dilakukan dalam rutinitas sehari-hari. Aktivitas fisik bermanfaat bagi kesehatan fisik, psikis dan sosial. Aktivitas fisik kategori ringan, sedang, dan berat harus disesuaikan dengan keadaan diri lansia serta dilakukan dengan prinsip yang benar yaitu frekuensi, intensitas dan durasi yang tepat. Hal ini bertujuan yaitu untuk mengoptimalkan derajat kualitas hidup lansia di masa tuanya.

Background: Each year the number of elder people continuously grows, which is the reasonable consequence of successful national growth in health sector. As an individual grows old, his/her physical functions are deteriorating. This will be resulting in decreasing physical activity on a regular basis. Hence, problems related to quality of life may be aroused and challenge the well being of elderly. Aim: To find the relation between physical activity and quality of life in elderly in Margoagung Village, Seyegan District, Sleman, Yogyakarta. Methods: This was a non-experimental study with cross-sectional approach conducted in June 2014. Seventy six respondents were included as sample. Data was analyzed using Spearman rho and Chi square tests with significance rate of 95%. Results: This study found a significant relation between physical activity and quality of life in elderly, also significant differences in domains, such as Role limitation due to physical health problems (p=0.009; p'=0.01), Bodily pain (p=0.017; p'=0.019), Vitality (p=0.001; p'=0.001), and Role limitation due to emotional problems (p=0.021; p'=0.023). Conclusion: Physical activity is essential to be done by elder people as a part of daily living because it can improve their physical, psychological, as well as social health. However, before an individual strives to achieve a certain level of physical activity (whether it is mild, moderate, or vigorous) he/she is strongly advised to take extra precautions and seek medical advice for recommended frequency, intensity, and duration of physical activity. Thus, quality of life of elderly can be optimally enhanced.

Kata Kunci : Aktivitas Fisik, Kualitas Hidup, Lansia/ Physical Activity, Quality Of Life, Elderly


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.