Laporkan Masalah

PERSEPSI PERAWAT TENTANG AKTIVITAS MANAJEMEN CAIRAN PADA PASIEN ANAK DI RSUP DR SARDJITO YOGYAKARTA

VICKY DWI ARISTA, Dr. Fitri Haryanti, S.Kp., M.Kes., ; Ariani Arista Putri Pertiwi. S.Kep., Ns., MAN.,

2014 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Berbagai masalah anak yang dirawat di bangsal rumah sakit cukup banyak dan dapat mempengaruhi keseimbangan cairan di dalam tubuh. Gangguan keseimbangan cairan dapat diatasi dengan manajemen cairan. Nursing Intervention Classification(NIC) merupakan panduan intervensi kepada pasien. NIC dikembangkan di Amerika Serikat untuk menjelaskan intervensi perawatan yang dilakukan perawat dalam perawatan kesehatan. NIC telah diterjemahkan ke dalam beberapa bahasa negara di dunia termasuk Indonesia,tetapi penggunaan NIC di Indonesia belum tentu dapat dilaksanakan dengan sempurna. Penggunaan NIC di RSUP dr Sardjito telah berlangsung lebih dari 5 tahun, tetapi sampai saat ini belum terdapat penelitian yang meneliti tentang persepsi perawat terhadap penerapan NIC di RSUP dr Sardjito. Tujuan: Mengetahui persepsi perawat terhadap NIC manajemen cairan di bangsal anak RSUP dr.Sardjito Yogyakarta. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Responden penelitian adalah perawat klinis(PK) anak III dan IV di bangsal anak RSUP dr Sardjito sebanyak 32 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner NIC manajemen cairan. Hasil: Semua item aktivitas NIC manajemen cairan terdapat responden yang menganggap penting, tidak penting, dan cukup penting. Semua aktivitas NIC manajemen cairan terdapat yang menganggap selalu dan jarang dilakukan oleh responden. Persepsi perawat didasarkan pada kejadian yang terjadi di bangsal anak. Kesimpulan: 17 item NIC manajemen cairan lebih dari 50% responden menganggap penting dan 12 item NIC manajemen cairan lebih dari 50% responden selalu melakukan aktivitas tersebut.

Background: There are many problems encountered by hospitalized children that can affect fluid balance in the body. Fluid balance disorder can be resolved through fluid management. Nursing Intervention Classification (NIC) is intervention guideline developed in the US to describe nursing intervention practiced in health care. NIC that has been translated in some languages in the world including Indonesia may not yet be well implemented. NIC has been used at RSUP Dr Sardjito over five years, yet until today a study on perception of nurses toward the implementation of NIC at RSUP Dr Sardjito has never been conducted. Objective: To identify nurses perception toward NIC in fluid management at pediatric ward of RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta Method: The study was descriptive quantitative with survey approach. Respondents were pediatric clinical nurses at room III and IV of pediatric ward RSUP Dr Sardjito comprising 32 nurses. Research instruments were NIC questionnaires on fluid management. Result: Respondents considered all items of NIC fluid management activities as important, unimportant and quite important. Respondents always or rarely practiced all NIC fluid management activities. Perception of nurses was based on the incidence at pediatric ward. . Conclusion: As many as 17 items of NIC fluid management were considered important by more than 50% of respondents and 13 items of NIC fluid management were practices by more than 50% of respondents.

Kata Kunci : manajemen cairan, NIC, perawat klinis anak, persepsi perawat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.