Laporkan Masalah

KETERKAITAN ANTARA STIGMA, KEYAKINAN, DAN NIAT KELUARGA DALAM MENCARI PERTOLONGAN UNTUK ANGGOTA KELUARGA YANG RENTAN MENGALAMI GANGGUAN MENTAL DI YOGYAKARTA

AZLIZAMANI BIN ZUBIR@SALIM, Subandi, MA., Ph.D.

2015 | Disertasi | S3 Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keyakinan penyebab gangguan mental melalui variabel intervening sikap pada pencarian pertolongan, pengaruh keyakinan normatif melalui variabel intervening norma subjektif, dan pengaruh keyakinan kontrol melalui variabel intervening kontrol perilaku terhadap niat pencarian pertolongan. Variabel dalam penelitian ini adalah variabel demografi yang meliputi aspek geografi dan usia, keyakinan penyebab gangguan mental, stigma, keyakinan kontrol, norma subjektif, sikap terhadap pencarian pertolongan, kontrol perilaku, dan variabel niat pencarian pertolongan. Sementara niat untuk mencari pertolongan dalam penelitian ini dibagi menjadi tiga, yaitu pencarian pertolongan psikiater, kyai, dan dukun. Analisis dilakukan dengan analisis model analisis jalur (path analysis) dan pengolahan data menggunakan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh keyakinan penyebab gangguan mental melalui variabel intervening sikap pada pencarian pertolongan, pengaruh keyakinan normatif melalui variabel intervening norma subjektif, dan pengaruh keyakinan kontrol melalui variabel intervening kontrol perilaku terhadap niat pencarian pertolongan. Keyakinan penyebab gangguan mental, pengaruh keyakinan normatif, dan pengaruh keyakinan kontrol tidak berpengaruh secara langsung terhadap niat pencarian pertolongan kiai. Terdapat perbedaan niat untuk pencarian pertolongan jika menggunakan pertolongan psikiater, kiai, dan dukun. Niat untuk pencarian pertolongan tidak berbeda pada masyarakat desa dan kota.

The study aimed to analyze the influence of belief causes of mental disorders on seeking help intention with attitude as intervening variable, influence of belief norm on seeking help intention with subjective norm as intervening variable, and the influence of control belief on seeking help intention with control behavior as intervening variable for family with mental disorder in Yogyakarta. The analysis used path analysis data processing by SmartPLS 3.0. The finding of the research showed that there are significant causes of mental illness beliefs through the intervening variable-seeking attitudes, normative beliefs influence through an intervening variable subjective norm, and control beliefs influence through an intervening variable control on the intention-seeking behavior. The belief causes of mental disorders, the influence of normative beliefs, and beliefs influence the control has no direct influence on the intention-seeking scholars. There are differences in the intention to search for help when using the help of a psychiatrist, scholars, and shaman. Intention to search for help did not differ between rural and urban communities.

Kata Kunci : gangguan mental, stigma, keyakinan penyebab gangguan mental, keyakinan kontrol, norma subjektif, sikap terhadap pencarian pertolongan, kontrol perilaku, niat pencarian pertolongan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.