HUBUNGAN SPIRITUALITAS DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PENYANDANG KANKER ANAK DI RS DR SARDJITO YOGYAKARTA
ETIK PRATIWI, Dr. dr. Sri Mulatsih, Sp.A (K)
2015 | Tesis | S2 KeperawatanLatar Belakang : Di Indonesia, prevalensi kanker mencapai 1,4 per 1000 penduduk. Salah satu penyakit kanker adalah leukemia limfosit akut (LLA). Spiritualitas merupakan suatu elemen yang semakin meningkat dan dikenali oleh banyak pasien yang mengalami penyakit pada stadium lanjut. Penilaian terhadap spiritualitas pada anak LLA yang pernah dilakukan dalam penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa spiritualitas memberikan pengaruh positif terhadap koping dan pencapaian adaptasi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanakah hubungan antara spiritualitas dengan kualitas hidup pada penyandang kanker anak. Metode :Penelitian ini menggunakan desain campuran (mix method), dengan strategi eksplanatoris sekuensial. Pendekatan kuantitatif dengan rancangan cross sectional dan wawancara mendalam dalam pengumpulan data kualitatif. Penelitian telah mendapatkan izin dari The Medical and Health Research Ethics Committee. Hasil : Terdapat hubungan antara spiritualitas dan kualitas hidup penyandang kanker anak dengan nilai p= 0.001. Spiritualitas berhubungan dengan kualitas hidup anak khususnya pada domain emosi, fisik, dan domain sekolah dengan masing-masing nilai p=0.001, p=0.028, dan p=0.026. Spiritualitas tidak berhubungan dengan domain sosial dengan nilai p=0.054. Hasil analisa kualitatif menunjukkan terdapat 6 kategori yang diperoleh dari hasil wawancara mendalam, yakni; doa sebagai penyembuh sakit, kegembiraan dan syukur, interaksi sumber kebahagiaan, kesepian sumber kesedihan, bersosialisasi dengan lingkungan sekitar, mencari bantuan dalam mengatasi kesulitan. Kesimpulan : Terdapat hubungan antara spiritualitas dan kualitas hidup pada penyandang kanker anak di RS. Dr.Sardjito Yogyakarta.
Introduction: In Indonesia, the prevalence of cancer up to 1.4 per 1000 population. Acute Lymphocyte Leukemia is one of type of cancers. Sspirituality is an element that increasing and is recognized by many patients with the disease at an advanced stage. Assessment of spirituality in children Acute Lymphocyte Leukemia had ever been done by the researcher before showed that spirituality contributes a positive influence to the coping and the achievement of adaptation. Objective : This study aimed to know how is the spirituality relationship to the quality of life of children with cancer Method: This study used a mixed design (mixed method), with sequential explanatory strategy. Quantitative approach to the cross-sectional design and in- depth interviews in qualitative data collection. Research has received permission from the The Medical and Health Research Ethics Committee (MHREC). Results: There is a relationship between spirituality and the quality of life of children with cancer with a total value of p=0.001. Spirituality related to the children quality of life emotional, school, and physical domains with each value of p=0.001, p=0.026, p=0.028. Spirituality is not related to the social domains with p=0.054. Qualitative analysis shows that there are six categories from in-depth interviews, that is namely; prayer as a healing pain, the joy and gratitude; the interaction of the source of happiness; loneliness sadness source; socialitation with the enviroment; seek help in overcoming difficulties. Conclusion: There was correlation between spirituality and quality of life of children with cancer in Dr. Sardjito Hospital in Yogyakarta.
Kata Kunci : spiritualitas, kualitas hidup, penyandang kanker anak