POLA PENGGUNAAN OBAT PENYAKIT DIARE PADA ANAK DI INSTALASI RAWAT INAP PUSKESMAS TENGARAN PERIODE TAHUN 2013
MONICA VERIAL, Septimawanto Dwi Prasetyo, M.Si., Apt.
2014 | Skripsi | S1 FARMASIDiare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius terutama pada anak di kebanyakan negara berkembang. Berdasarkan beberapa hasil studi menyebutkan bahwa diare masih menjadi penyebab utama kematian balita di Indonesia. Penyebab utama kematian akibat diare adalah tata laksana yang tidak tepat baik di rumah maupun di sarana kesehatan. Untuk menurunkan kematian karena diare perlu tata laksana yang cepat dan tepat. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pola penggunaan obat diare pada pasien anak serta untuk mengetahui gambaran penggunaan zink dan kegunaannya dalam pengobatan diare anak di instalasi rawat inap Puskesmas Tengaran. Penelitian yang digunakan adalah rancangan penelitian non-eksperimental dengan metode pengumpulan data secara retrospektif yang dilakukan dengan mencatat data rekam medis pasien anak rawat inap yang terdiagnosis diare di Puskesmas Tengaran periode tahun 2013. Terdapat 48 kasus pasien anak yang terdiagnosis diare. Dari data yang diperoleh, dilihat gambaran karakteristik pasien, pola penggunaan obat dan pengaruh suplemen zink dalam penanganan diare. Gambaran karakteristik pasien menunjukan bahwa jumlah pasien yang terinfeksi diare memiliki persentase yang sama pada jenis kelamin laki-laki maupun perempuan yaitu masing-masing 50% dan usia yang paling banyak terinfeksi adalah usia 1 bulan sampai 2 tahun 66,67%. Pola penggunaan obat diare terbanyak yaitu golongan vitamin dan mineral 20,11%, rute pemberian obat terbanyak adalah per oral 67,62% dan bentuk sediaan yang paling banyak adalah bentuk sediaan sirup 33,97%; serta manfaat penggunaan zink dalam mempersingkat length of stay yaitu 3,15 hari dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan zink 3,29 hari.
Diarrhea is serious health problem particularly for children in developing countries. Based on results of studies, diarrhea is main cause of death in under-five children in Indonesia. Main cause of death by diarrhea is inappropriate management at house or health facility. To reduce death by diarrhea, it is necessary fast and appropriate management. This research was done to identify pattern of diarrhea drug usage on child patient and to identify description of zinc usage and its benefit in treating child with diarrhea in inpatient unit of Puskesmas Tengaran. The research used non experimental design with data collection through retrospective method by recording medical record of hospitalized child patients that were diagnosed with diarrhea in Puskesmas Tengaran in 2013. There are 48 cases of child patients diagnosed with diarrhea. The data reveal patient characteristic, drug usage pattern and effect of zinc supplement in diarrhea treatment. Patient characteristic indicated male and female child patient had same proportion (50%) and the most infected patient was in age of 1 month-2 years (66.67%). Most used diarrhea drug was vitamin and mineral (20.11%), the most drug administration was per oral (67.62%), and the most used preparation was syrup (33.97%). Benefit of zinc usage was reducing length of stay of 3.15 days compared with that of 3.29 days without zinc supplement.
Kata Kunci : diare, obat, anak, zink, Puskesmas Tengaran