Laporkan Masalah

HUBUNGAN POLA MAKAN DAN PANTANGAN MAKAN DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS PADA IBU HAMIL DI KABUPATEN BANTUL DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2014

OKTRIYANI, Prof. dr. Hamam Hadi, MS,Sc.D

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Kekurangan Energi Kronis (KEK) merupakan salah satu masalah gizi yang terjadi pada Ibu hamil yaitu keadaan kekurangan zat gizi terutama energi dan protein yang terjadi secara terus menerus dan dalam jangka waktu yang lama. Prevalensi KEK di Indonesia sebesar 23,4 % dan Kecamatan Sedayu 11,4% masih merupakan masalah kesehatan. Ibu hamil yang KEK berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah dan meningkatkan risiko penyakit kronis dimasa depan. Pola makan dan pantangan makan merupakan salah satu faktor resiko dari masalah gizi ibu hamil. Tujuan penelitian: Untuk menganalisis hubungan pola makan dan pantangan makan dengan kejadian kurang energi kronis (KEK) pada ibu hamil di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode kualitatif dengan menggunakan Focus Group Disscussion (FGD). Sampel pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang berada di Kecamatan Sedayu Kabupaten Bantul. Pemilihan sampel menggunakan total sampling yang berjumlah 201 orang. Penelitian dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2014. Data di analisis dengan menggunakan analisis univariat (deskriptif), bivariat (chi square) dan multivariat (regresi logistik). Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan antara pola makan dengan kejadian KEK pada ibu hamil setelah mempertimbangkan variabel lain dan tidak terdapat hubungan antara pantangan makan terhadap kejadian KEK pada ibu hamil (p>0.05). Sebanyak 17,91% ibu hamil berisiko KEK. Dari seluruh ibu hamil yang KEK sebanyak 20,99% mempunyai pola makan yang kurang dan 20,22% masih mempunyai pantangan makan. Makanan yang dipantang yaitu makanan sumber protein, sumber vitamin dan mineral (buah dan sayur) dan bahan makanan pokok. Kesimpulan: Pola makan dan pantangan makan tidak berhubungan dengan KEK pada ibu hamil.

Background: Chronic Energy Deficiency (CED) is one of nutritional problem in pregnant women that is chronic malnutrition especially calorie and protein. Prevalence CED in Indonesia is 23.4% and Sedayu subdistrict is 11.4% is still problem health. Impact CED in pregnant women is risk low birth weight, relationship with increase chronic desease in future. Food pattern and food taboo is a factor risk from problem nutrition pregnant women. Objective: To analyze relationship between dietary pattern and food taboo with Chronic Energy Deficiencies in pregnant women, in Bantul District, Yogyakarta. Methods: Observational study with cross-sectional design with approachment quantitative and qualitative. Qualitative method is use Focus Group Disscussion (FGD). Sample in research is all pregnant women in Sedayu subdisctrict, Bantul district. Sample was selected with total sampling methods with total sample 201 pregnant women. This Research was held in April until Juni 2014. Data was analyzed by using univariate analysis (descriptive), bivariate (chi-square) and multivariate (multiple logistic regression). Result: Chi-square showed there no significant relationship between dietary pattern and food taboo with CED in pregnant women (p>0,05). A number of 17,91%. pregnant women risk CED 20,99% have less dietary pattern and 20,22% have food taboo. Food taboo is food rich protein, food source vitamin and mineral (Fruit and vegetable) and less of food souce prime energy, namely bread and instant noodle. Conclusion: there was no significant relationship between dietary pattern and food taboo with CED in pregnant women.

Kata Kunci : Pola makan, pantangan makan, ibu hamil dan KEK.


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.