Laporkan Masalah

PERUBAHAN SISTEM PENGELOLAAN LOGISTIK DI KAMAR OPERASI RS Dr. OEN SOLO BARU

YUSUP TJANDRA RAYON, dr. Tjahjono Kuntjoro, MPH., Dr.PH.

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar belakang: Kamar operasi, walaupun merupakan salah satu revenue center terbesar bagi suatu rumah sakit, ternyata juga memberi kontribusi terbesar pula bagi besarnya biaya pengeluaran rumah sakit. Bahkan besarnya biaya di kamar operasi dapat jauh lebih besar jika dibanding dengan biaya yang dihabiskan oleh bagian lain di rumah sakit. Dengan adanya pengelolaan yang baik, di antaranya pengelolaan logistik dan penggunaan sistem teknologi informasi diharapkan dapat menekan biaya yang dikeluarkan oleh kamar operasi. Tujuan: Mengembangkan suatu sistem pengelolaan logistik baru yang dapat dilaksanakan oleh seluruh karyawan di kamar operasi RS Dr. OEN SOLO BARU Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan rancangan peneltian action research. Subyek penelitan adalah karyawan yang bekerja di kamar operasi RS Dr. OEN SOLO BARU dengan masa kerja minimal 1 tahun di kamar operasi dan terlibat dalam pengelolaan logistik di kamar operasi. Penelitian dilakukan dengan melakukan FGD untuk melakukan diagnosis permasalahan, kemudan dilanjutkan dengan perumusan masalah. Rumusan masalah tersebut kemudian didiskusikan kembali dengan karyawan kamar operasi sebelum kemudian ditetapkan pemecahan untuk dilaksanakan di kamar operasi. Hasil dan pembahasan: Kegiatan action research yang melibatkan karyawan kamar operasi dilaksanakan dalam 3 siklus. Teridentifikasi 5 tipe waste yang terjadi dan dengan inefisiensi waktu rata-rata sebesar 34,80%. Setelah berjalannya siklus yang ketiga, inefisiensi yang terjadi rata-rata sebesar 22,88%. Yang berarti ada penurunan inefisiensi waktu sebesar 11,92%. Selain itu untuk waktu pengambilan obat di apotek setiap harinya yang pada awalnya berkisar 40-45 menit, bahkan bisa mencapai 1 jam bila jumlah obat yang diambil banyak, berkurang menjadi rata-rata 23,5 menit. Sehingga terjadi efisiensi waktu sebesar 41,25%. Keberhasilan efisiensi yang terjadi tidak lepas dari adanya partisipasi aktif dari seluruh karyawan yang bekerja di kamar operasi. Namun program komputerisasi yang diharapkan dapat membantu untuk tugas-tugas yang selama ini masih dilaksanakan secara manual, sehingga dapat semakin mengurangi waste yang terjadi, serta diharapkan dapat mengkompensasi keterbatasan ketenagaan yang ada di kamar operasi, ternyata belum dapat berfungsi maksimal seperti yang diharapkan. Kesimpulan dan saran: Perbaikan sistem pengelolaan logistik di kamar operasi RS Dr. OEN SOLO BARU baru dapat dilakukan sebagian akibat adanya kendala dalam memaksimalkan sistem IT di kamar operasi.

Background: Although operating room is one of the biggest hospital revenue center, but it is also one of the biggest hospital cost center. By doing a good logistic management and information technology application can reduce the cost of operating room. Objective: To develop a new logistic management system that can be applied by the employees of the operating room in Dr. OEN SOLO BARU HOSPITAL Method: This research applies an action research study. The subject of the research is the employees in the operating room with at least 1 year experience in the operating room and involved in the logistic management. This research done by doing a focuss group discussion to identify the problem, than followed by formulation of the problem. Than followed by a discussion with the employees to discuss about the formulation of the problem. And then determine the problem solving plan that will be execute in the operating room. Result and discussion: The action research strategy is being held in 3 cycles. 5 types of waste are identified with average 34,80% time inefficiency. After the 3rd cycle, the average time inefficiency decrease to 22,88% (11,92% less). The average drug taking time from the pharmacy decrease from 40-45 minutes to 23,5 minutes. The active participation of the employees in the operating room contribute to the success of inefficiency reducing. The information technology aplication that was expected to reduce the manual activities still under perform and can’t fulfill the expectation. Conclusion and recommendation: There is only partial improvement of the logistic management system in the Dr. OEN SOLO BARU HOSPITAL operating room because there are still some problems in the informationn technology application.

Kata Kunci : logistik kamar operasi, proses perubahan, action research


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.