KONTRAK KLINIK DAN MANAJEMEN DALAM KONTEKS KEMITRAAN SISTER HOSPITAL DI NTT: STUDI KASUS RUMAH SAKIT PANTI RAPIH DAN RSUD ENDE
ROBERTUS ARIAN DATUSANANTYO, Prof. dr. Laksono Trisnantoro, M.Sc., Ph.D.
2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Berbagai pustaka telah menjelaskan bahwa kontrak klinik dan manajemen merupakan solusi yang menjanjikan bagi peningkatan akses, pemerataan, kualitas, dan efisiensi pelayanan kesehatan di masa mendatang. Penelitian studi kasus ini adalah penelitian pertama yang meneliti mengenai kontrak klinik dan manajemen antara rumah sakit swasta dan rumah sakit pemerintah. Penting untuk diteliti, bagaimana RS Panti Rapih sebagai satusatunya rumah sakit swasta mampu bermitra dalam kontrak klinik dan manajemen di RSUD Ende di tengah keterbatasan sumber daya yang dimilikinya. Tujuan: Mengidentifikasi faktor kontribusi sehingga RS Panti Rapih sebagai rumah sakit swasta dapat menunjukkan performa sama dengan para rumah sakit pemerintah dan rumah sakit pendidikan lain. Metode: Studi kasus eksplanatori dengan kasus tunggal holistik. Analisis data bersandar pada proposisi teoritis. Teknik analisis data yang dipakai adalah pencocokan pola antara variabel bebas dan terikat mempergunakan pendekatan penyusunan pola tandingan (rival explanation). Hasil: Keberhasilan peningkatan pelayanan PONEK di RSUD Ende berkaitan langsung dengan supervisi oleh PKMK FK UGM, peran champion terutama di unit perinatologi dan kamar bersalin, dukungan eksternal dari dua fakultas kedokteran, motivasi internal, dan kepemimpinan team leader RS Panti Rapih dan direktur. Keberhasilan transisi RSUD Ende menjadi BLUD berkaitan langsung dengan peran champion manajemen, dukungan dari rumah sakit yang telah terlebih dahulu menjadi BLUD, motivasi internal, dan kepemimpinan team leader RS Panti Rapih dan direktur. Kesimpulan: Faktor kontribusi dalam keberhasilan kontrak klinik dan manajemen RS Panti Rapih di RSUD Ende adalah supervisi, peran champion, pengaruh faktor kontekstual, dan kepemimpinan.
Background: Evidence shows that contracting in health services is a promising solution to increase access, equity, quality, and efficiency. This case study is the first to explain how a private hospital (Panti Rapih Hospital) performed well in a clinical and management contract with a district hospital (Ende District Hospital) despite its limited resource. Objective: Identify contributing factors on how Panti Rapih Hospital may perform well compared to other government-owned hospital in this contract. Method: Explanatory case studies, single case, holistic. Data analysis relies on theoritical proposition. Pattern-matching technique with rival explanation used to match independent and dependent variables. Results: EmOC system improvement di RSUD Ende was a result of continuous supervision of CHPM, champion roles especially in perinatology and delivery room, external support from two medical schools, internal motivation, and leadership. Transision of RSUD Ende to PSA was a result of management champion roles, support from another PSA hospital, internal motivation, and leadership. Conclusions: Contributing factors are in this clinical and management contract are supervision, champion roles, contextual factors, and leadership. Keyword: clinical contract, management contract, sister hospital
Kata Kunci : kontrak klinik; kontrak manajemen; sister hospital