FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PROGRAM PENYEBARAN SAPI POTONG DI KABUPATEN KOTAWARINGIN TIMUR KALIMANTAN TENGAH
ENRICO A.S. BRAHMANA, Endang Sulastri, S.Pt., M.A., Ph.D
2015 | Tesis | S2 Ilmu PeternakanTujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik peternak terhadap peningkatan populasi sapi potong di Kabupaten Kotawaringin Timur, Propinsi Kalimantan Tengah. Responden dalam penelitian ini adalah 74 peternak yang menerima bantuan ternak sapi potong pada Program Peningkatan Produksi Peternakan Dinas Pertanian Dan Peternakan Kabupaten Kotawaringin Timur Tahun Anggaran 2009 dan 2010. Pengambilan data dilakukan dengan metode survei dengan menggunakan instrumen kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi berganda dengan variabel intervening. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara bersama-sama pengalaman beternak dan pendidikan peternak berpengaruh nyata pada peningkatan populasi sapi potong (R2 = 69,8). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa secara bersama-sama pengalaman beternak, pendidikan peternak dan jumlah tanggungan keluarga berpengaruh nyata pada panjangnya calving interval (R2 = 73,1). Calving interval memediasi secara parsial pengaruh pengalaman beternak terhadap peningkatan populasi dengan penurunan koefisien regresi dari 0,233 menjadi 0,131. Calving interval memediasi secara sempurna pengaruh pendidikan peternak terhadap peningkatan populasi hal ini ditunjukkan dengan pengalaman beternak menjadi tidak berpengaruh terhadap peningkatan populasi setelah memasukkan variabel intervening
The purpose of the research were to find out the influence of farmer’s characteristic toward increasing cattle population in East Kotawaringin Regency, Central Kalimantan Province. Respondents in this research were 74 farmers who receive cattle in Increasing Livestock Production Program from East Kotawaringin Regency’s Department of Agriculture and Livestock in 2009 and 2010 fiscal year. Data were collected using survey method by interviews using a questionnaire instrument. Data were analyzed using multiple regression analysis with intervening variables. Regression analysis showed that both farming experience and farmer’s education together significantly on increasing cattle population (R2 = 69.8). Regression analysis showed that together farming experience, farmer’s education and number of dependents farmer significantly on calving interval length (R2 = 73.1). Calving interval partially mediate the effect of farming experience of population increasing with a decreasing regression coefficient from 0.233 to 0.131. Calving interval completely mediate the effect of farmer’s education of population increasing which shown by the farming experience becomes not significant on population increasing after entering an intervening variable.
Kata Kunci : Peningkatan populasi ternak, Variabel intervening, Pengalaman beternak, Pendidikan peternak, Calving interval