Laporkan Masalah

PENGARUH DAYA ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN TEH HIJAU (Camellia sinensis) TERHADAP BAKTERI Streptococcus alpha haemolyticus HASIL ISOLASI DARI SOKET PASCA PENCABUTAN GIGI

CITRA ADIEN APRILINA, drg. Masykur Rahmat, Sp. BM (K); drg. Cahya Yustisia Hasan, Sp. BM

2014 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER GIGI

Salah satu masalah gigi di Indonesia adalah infeksi yang terjadi pasca pencabutan gigi. Streptococcus alpha haemolyticus adalah salah satu patogen kunci terjadinya infeksi pada luka pencabutan gigi. Perawatan infeksi pasca pencabutan gigi dapat dilakukan dengan meminum obat antibiotik. Teh hijau (Camellia sinensis) merupakan salah satu produk herbal yang mempunyai daya antibakteri. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh daya antibakteri ekstrak teh hijau (Camellia sinensis) terhadap pertumbuhan bakteri Streptococcus alpha haemolyticus hasil isolasi dari soket pasca pencabutan gigi. Streptococcus alpha haemolyticus dari soket gigi dibiakkan pada media agar darah kemudian diinkubasi selama 24 jam dan dilihat pertumbuhannya. Streptococcus alpha haemolyticus yang tumbuh pada agar darah kemudian diambil satu ose dan dimasukkan ke dalam media Brain Heart Infusion (BHI) dan diinkubasi selama 24 jam. Bakteri Streptococcus alpha haemolyticus yang tumbuh pada media BHI diambil sebanyak 100 mikroliter kemudian dimasukkan kedalam 1 ml ekstrak teh hijau konsentrasi 20%, 40%, 60%, 80%, aquades dan diinkubasi selama 1 menit. Setelah itu diambil sebanyak 100 mikroliter untuk dilakukan pengenceran dengan menggunakan aquades, dilanjutkan dengan diambil sebanyak 100 mikroliter dan ditumbuhkan pada media Brain Heart Agar (BHA) dengan metode spread plate, kemudian diinkubasi selama 24 jam. Perhitungan koloni yang tumbuh dilakukan langsung melalui foto dari setiap plat. Hasil Anova satu jalur menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau berpengaruh terhadap bakteri Streptococcus alpha haemolyticus hasil isolasi dari soket pasca pencabutan gigi. Hasil LSD menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara ekstrak teh hijau konsentrasi 20%, 40%, 60%, dan 80% dengan kontrol negatif aquades. Perbedaan tidak signifikan antara ekstrak teh hijau konsentrasi 40% dan 60%. Kesimpulan penelitian ini adalah ekstrak teh hijau berpengaruh terhadap daya hambat pertumbuhan bakteri Streptococcus alpha haemolyticus.

One of dental problems in Indonesia is an infection after tooth extraction. Streptococcus alpha haemolyticus is one of infection disease's key pathogens in a wound after tooth extraction. Infection after tooth extraction can be treated by using antibiotic. Green tea (Camellia sinensis) is one of herbal product which has antibacterial potency. The goal of this study was to determine the antibacterial effect of green tea (Camellia sinensis) extract to inhibit growth the isolation of Streptococcus alpha haemolyticus from post tooth extraction socket. Streptococcus alpha haemolyticus from tooth extraction socket was grown in blood agar and incubated for 24 hours to see the growth of bacteria. Streptococcus alpha haemolyticus in blood agar were taken using ose and moved into Brain Heart Infusion (BHI) and incubated for 24 hours.100 microliters Streptococcus alpha haemolyticus in BHI was taken and then was inoculated in 1ml of green tea (Camellia sinensis) extract with concentration of 20%, 40%, 60%, 80%, aquadesand incubated for one minutes. After that took the 100 microliters and diluted with aquades, after diluted the mix was taken by 100 microliters again to grow in Brain Heart Agar (BHA) by spread plate method, incubated for 24 hours.The growth of the bacteria colonies were counted directly from the photos of each plate. One way Anova showed the green tea (Camellia sinensis) extract effect to inhibit growth the isolation of Streptococcus alpha haemolyticus from tooth extraction socket. LSD result showed significant differences between green tea (Camellia sinensis) extract in the concentration of 20%, 40%, 60%, 80% with negative control (aquades). There was no significant difference between groups of green tea estract in the concentration of 40% and 60%. The conclusion of this experiment was green tea extract has antibacterial side to Streptococcus alpha haemolyticus from post tooth extraction socket.

Kata Kunci : Pencabutan gigi, teh hijau, Streptococcus alpha haemolyticus, daya antibakteri


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.