ANALISIS SISTEM PANASBUMI PADA AREA MANIFESTASI GEDONGSONGO DENGAN MENGGUNAKAN METODE GEOMAGNETIK
IKAWATI WULANDARI, Drs. Imam Suyanto, M.Si
2014 | Skripsi | S1 GEOFISIKASistem panasbumi gunungapi Ungaran menarik untuk diteliti, oleh karenanya dilakukan penelitian dengan menggunakan metode magnetik di area tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem panasbumi di area manifestasi Gedongsongo Ungaran. Penelitian dilaksanakan selama delapan hari dengan luas area 4 km x 3,5 km dengan spasi pengukuran antar titik 150 m menggunakan PPM merk Geometrics model-856 dan GDSM 19T. Pemrosesan data dimulai dengan koreksi IGRF untuk mendapatkan anomali medan magnet total. Kemudian dilakukan kontinuasi ke atas, pemisahan anomali lokal dan regional, reduksi kekutub, serta analisa derivatif. Selanjutnya dibuat pemodelan bawah permukaan. Hasil analisis data geomagnetik ini yaitu diperoleh posisi keberadaan anomali pengontrol munculnya manifestasi panasbumi di Gedongsongo yaitu berupa intrusi batuan andesit sebagai sumberpanas di bagian barat manifestasi. Diperoleh pula keberadaan sesar turun berarah utara-selatan didekat manifestasi. Hasil dari interpretasi kuantitatif yaitu Andesit sebagai batuan sumber panas (hot rock/heat source) memiliki nilai suseptibilitas sebesar 0,00014 emu, basalt sebagai batuan alterasi 0,0036 emu, sedimen klastik sebagai reservoar 0,0026 emu, dan endapan laharik sebagai lapisan paling atas 0,0016 emu. Kata kunci : anomali magnetik, gedongsongo, sistem panasbumi.
Ungaran geothermal system is interesting to study there, so it has been done a geophysics survey with magnetic method. This survey aiming to analyze geothermal system at Gedongsongo manifestation Ungaran. Acquisition survey was held in eight days with 4 km x 3.5 km area. And each point of line space survey is 150 m using PPM Geometrics model G-856 and PPM GDSM 19T.Data processing was started with IGRF to get total magnetic field anomaly. Then, advance processing was done until upward continuation, residual anomaly, reduction to pole, and derivative analyze. Then created a model of subsurface. That results is known that the biggest object position causes low anomaly in west part from Gedongsongo manifestation such andesite intrusion as a heat source . The structure that controls the manifestation is normal fault in north-south direction. The result of quantitative interpretation is lyhology susceptibilities are andesite as heat source has susceptibility value of 0,0014 emu, basaltic as alteration rock 0,0036 emu, clastic sedimentary as reservoir rock 0.0026 emu, and lava sediment 0.0016 emu.
Kata Kunci : anomali magnetik, gedongsongo, sistem panasbumi.