Strategi peningkatan kinerja Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Nusa Tenggara Timur
KELEN, Siprianus Kopong, Dr. Warsito Utomo
2002 | Tesis | Magister Administrasi PublikPropinsi Nusa Tenggara Timur adalah salah satu propinsi di Indonesia yany Pendapatan As11 Daerahnya sangat kecil dibandingkan dengan propinsi lain. Apalagi pemberian Otonomi Daerali yang didasari UU No. 22 dan 25 Tahun 1999. Sebenarnya NTT belum mampu menerimanya, karena selama ini masih tergantung dengan pemberian bantuan dan sumbangan dan Pemerintah Pusat untuk membangun daerah NTT. Dengan latar belakung ini dalam perumusan masalahnya yang diangkat dalam tulisan ini adalah “Bagaimana strategi ‘meningkatkan kinerja Dispenda NTTâ€, dengan tujuan untuk mengetahui sejauhmana strategi Dispenda meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Kerangka pemikiran dan konsep-konsep teori yang mendukung permasalahan ini antara lain, konsep organisasi, konsep manajemen strategik, efektivitas dan kinerja organisasi. Metode penelitian deskriptit Dengan melihat situasi dan kondisi pada Organisasi Dinas Pendapatan Daerah Penulis mengambil salah satu cara untuk strategi meningkatkan kinerja organisasi yaitu dengan melakukati analisis Streright dan Weaktieses serta Opportioiity dan lhreals (SWOT). Kegunaannya yaitu untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan serta mengetahui peluang dan ancaman terhadap organisasi. dan dengan mudah dapat meuyusun strategi yang harus dikembangkan untuk mengisi peluang serta memperkecil kendala yang dihadapi oleh Dinas Pendapatan Daerah Propinsi Nusa Tenggara Timur. Dari hasil analisis tersebut antara lain: Peluang, penerimaan PAD atau pertumbuhan ekonomi yang cukup menggembirakan, ketersediaan Sumber Daya Alam, adanya Kebijakan Pemerintah untuh menghapudpemutihan obyek kendaraan bermotor yang tidak dapat beroperasi lagi dan atau untuk mengurangi besamya tunggakan pajak. Ancaman, adanya pungutan yang tidak resmi dan sarandprasarana untuk penjangkauan pada wajib pajak sangat sulit karena letak geografidmedan tidak memungkinkan pada daerah pedesaan. Kekuatan, komitmen Kepala DinasKepala Sub Dinas dan Kepala Seksi cukup tinggi dalam melaksanakan tugas mereka. Adanya dana insentif yang disediakan Pemda terhadap petugas melalui belohja rutin, adanya kesadaran pemanfaatan teknologi komputer. Kelemahan, adanya sentralisasi yang tinggi dalam bidang kepegawaian baik masalah penerimaan niaupun penempatan. Upaya-upaya untuk menggali sumber dana baru belum maksimal. mengetahui kekuatan dan kelemahan serta peluang dan ancaman, selanjutnya menyusun strategi perencanaan dan kebijakannya, untuk merespons kesemuanya itu perlu ditenipuh hal-hal sebagai berikut: Pendataan kembali wajiblobyek pajak untuk meningkatkan penerimaan daerah dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia, qntuk meningkatkan kinerja organisasi. Sedangkan koinputerisasi untuk dapat mengakses semua data baik wajib pajak maupun obyek pajak dan pelayarian kepada masyarakat dengan tepat dan cepat, dengan demikian kinerja organisasi dari tahun ke tahun akan menunjukkan adanya peningkatan. Pada bagian terakhir merupakan kesimpulan dan saran yaitu semua perencanaan dan strategi yang telah diprogramkan yang begitu baik dan teratur namun yang paling penting adalah tergantung dari semangat dm tekad, ketaatan dan disiplin serta moralitas dan akuntabilitas dari para pelaksana itu sendiri. Apabila hal ini dijalankan dengan baik maka kinerja Dinas Pendapatan Daerah Nusa Tenggara Timur yang akan datang meningkat, dengan sendirinya penerimaan daerah akan meningkat dan kesejahtcraan masyarakat semakin baik.
East Nusa Tenggara Province is one province in Indonesia that have small real income. if‘ compared with the other provinces. Instead of giving region autonomy that based on government rille No. 22 and 25, in rhe. year 1999, actually East Nusa Tenggara unable accepted that yet, because during this time, the province still dependents on money flow From central government to have the region build up aid being developed. With this background, so the design of problem that displays in this letter is “How to build the strategy to increasing work flow in Dispenda “IT, in purpose to get know how far Dispenda’s strategy being able to increase the region real income. The body of mind and teoritical concepts that support this problem are include : organization concept, strategic management concept, effectives, and the work of organization. Descriptive observation method. The work of organization has been become a trends, in the time of reformation today, whether in government organization or in the individual organization. There are many things to be considered in government organization, to achieve a measurement, that means, productivity or the success and quality are must to be consider its measurement. While watches the situation and the condition in Region’s Income Department Organization, author tried to take out one way to increased the work in the organization, which to bearing the strength and weakness analyses, also opportunity and treat analysis (SWOT). The function of these analysis is to get know the strength and the weakness of the organization, and also to understand what had become organization’s opportunities and also the danger that would blockade and attack the organization. Its would evoke an easy endeavor which could build strategy that must be improved to fulfill the opportunities that organization ever had, and also to shrill the blockade that faced by Region’s Income department Organization in Nusa Tenggara Timur Province. The results of those analyses are: Opportunities: reception of region tax and the growth of economy that run very well, available nature resources, there’re some government policies to erase or whitening vehicle object that no longer operated anymore to decrease amount of delayed tax. Treatment: there’re illegal tax collecting for facilities and pre-facilities because of the land and location of tax oubliettes in the remote villages or in the inland, that couldn’t easy reached. Strength: high commitments that owned by the leader of department, the sub leader of department and the head of sections in implementing their job; there’re incentive fbnd that has planting in the routine budget, and the hnctioning of coniputer teclmology. Weakness: high centralization in the officers sector, whether in reception or localization. Low efforts to search the new fbnd sources. After knowing the strength and the weakness of the organizatian, and also the opportunity and the treatment, there is an act to design planning strategy and policy, and to make all these things possible, there are following ways: reFrecord all tax object to increase region’s fbnd reception and to increase of human resources, to increase the organization work. Computerized also could to access all the data of object’s tax or good and rapid services for the society, so the organization work would increased from year to year. In the last chapter, the conclude and advice, all planning and strategies that have been programmed in a good nianner and regular, but the most important thing is depend on spirit and faith, loyalty and discipline, and also morality and accountable of implementer their selves. If those things implementing by Region Income Department of Nusa Tenggara Timur Province, so the organization work would increase,
Kata Kunci : Kinerja Dipenda, Strategi Peningkatan, Propinsi Nusa Tenggara Timur