Laporkan Masalah

HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT MENULAR SEKSUAL (PMS) DAN HIV/AIDS DENGAN PEMANFAATAN PUSAT INFORMASI KONSELING REMAJA (PIK-R) PADA REMAJA SMKN TANDUN KABUPATEN ROKAN HULU PROVINSI RIAU

SRI WULANDARI, Prof. dr. Djauhar Ismail, Sp.A(K), MPH, Ph.D.

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: PMS memiliki dampak besar pada kesehatan seksual dan reproduksi di seluruh dunia. Penyakit Menular Seksual (PMS) adalah satu diantara faktor-faktor penting yang meningkatkan penularan HIV. Apabila tidak ada kebijakan yang tepat dalam memerangi PMS, maka mengurangi penularan HIV akan menjadi sulit. Strategi utama untuk mengontrol PMS adalah melalui peningkatan program pencegahan. Studi internasional dan juga penelitian di Indonesia telah menunjukkan bahwa pemberian pendidikan kesehatan reproduksi di sekolah akan menghasilkan kehidupan perilaku seksual yang lebih bertanggung jawab dan perilaku seks yang aman. UNAIDS menyatakan, pendidikan tentang HIV/AIDS yang paling efektif dilakukan melalui pendidikan seks dan kesehatan di sekolah atau melalui pendidikan teman sebaya. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan perilaku pencegahan Penyakit Menular Seksual (PMS) dan HIV/AIDS dengan pemanfaatan program PIK-R oleh remaja SMKN Tandun Kabupaten Rokan Hulu Provinsi Riau Tahun 2014 Metode Penelitian: Desain penelitian kuantitatif dilengkapi indepth interview desain cross-sectional ,besar sampel 140 orang pada remaja SMKN Tandun. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dan purposive sampling. Analisis data menggunakan analisis univariabel, bivariabel dengan uji statistik chi-square p < 0,05 dan tingkat kemaknaan CI 95%, dan multivariabel dengan regresi logistik. Hasil: Persentase remaja yang memanfaatkan PIK-R sebesar 33.6%. Analisis multivariabel menunjukan terdapat hubungan bermakna antara pemanfaatan PIKR dengan pengetahuan dengan OR 2.67 dan (95% CI 1.07-6.63 ), dan sikap nilai OR 3.67 (95% CI 1.58-8.50) perilaku OR 3.16 (95% CI 1.30-7.69). Paparan informasi menunjukan p-value 0.010, dan pengaruh teman sebaya p-value 0.858 terhadap pemnafaatan PIK-R. Multivariabel regresi logistik variabel pengetahuan, sikap, perilaku terhadap PIK-R dapat memprediksi pemanfaatan PIK-R sebesar 18%. Hambatan pemanfaatan PIK-R oleh remaja malu, waktu layanan, petugas kurang komunikasi, ruang tidak nyaman.

Background: STDs have a huge impact on the sexual and reproductive health in the worldwide. Sexually Transmitted Diseases (STDs) is one of the important factors that increase HIV transmission. If there is no proper policy in the fight against STDs, then reduce the transmission of HIV would be difficult. The main strategy for the control of STDs is through improved prevention programs. International studies and also studies in Indonesia have shown that the provision of reproductive health education in schools will produce a life of sexual behavior more responsible and safer sex. UNAIDS states, education on HIV / AIDS is most effectively done through health and sex education in schools or through peer education. Objective: To determine the relationship of knowledge, attitude and behavior of Sexually Transmitted Diseases (STDs) and HIV/AIDS prevention with the utilization of Youth Information and Counseling Center (PIK-R) in adolescent of SMKN Tandun of Rokan Hulu Regency. Methods: The study design was quantitative with in-depth interview crosssectional design with sample size was 140 adolescents SMKN Tandun. Sampling used simple random sampling and purposive sampling. Data analysis used univariable analysis, bivariate with chi-square statistics test p <0.05 and 95% CI significance level, and multivariable with logistic regression. Results: The percentage of adolescents who utilize PIK-R of 33.6%. Multivariable analysis revealed that there is a significant relationship between the utilization of PIK-R with the knowledge and OR 2.67 (95% CI 1.07-6.63), and the attitude of OR value of 3.67 (95% CI 1:58-8:50), 3.16 behavioral OR (95% CI 1.30-7.69). Exposure of information indicated p-value was 0.010, and the influence of peers was p-value was 0.858 to the utilization of PIK-R. Multivariable logistic regression: variables of knowledge, attitude and behavior towards PIKR can predict utilization of PIK-R by 18%. Barriers to the utilization of PIK-R by shy teens, time of service, lack of communication officer, the room was uncomfortable.

Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Perilaku, PMS dan HIV/AIDS, Pemanfaatan PIK-R


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.