Laporkan Masalah

PENGARUH EDUKASI PADA IBU TERHADAP PEMBERIAN STIMULASI TUMBUH KEMBANG PADA ANAK BALITA DI KOTA MOJOKERTO

IKA YUNI SUSANTI, Prof. dr. Mohammad Hakimi, SpOG(K)

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Anak sebagai calon generasi penerus bangsa perlu mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Indonesia. Kualitas pertumbuhan dan perkembangannya perlu ditingkatkan antara lain dengan mendapatkan gizi yang baik, stimulasi yang memadai serta terjangkaunya pelayanan kesehatan yang berkualitas termasuk deteksi dan intervensi dini penyimpangan tumbuh kembang. Data Kota Mojokerto tahun 2010 terdapat 9.130 sasaran anak balita (umur 12-59 bulan). Berdasarkan jumlah tersebut 7.034 anak (77,04%) telah memperoleh pelayanan anak balita sesuai standar. Tujuan: Mengetahui pengaruh edukasi pada ibu terhadap pemberian stimulasi tumbuh kembang pada anak balita di Kota Mojokerto. Metode: Jenis penelitian Quasi-Experimental dengan rancangan Non-Equivalent Group Design. Populasi ibu balita umur 12-59 bulan. Sampel kelompok intervensi dan kontrol sejumlah 86 ditambah 5% menggunakan Cluster Random Sampling. Variabel bebas Edukasi pada Ibu dan Variabel terikat Pemberian Stimulasi Tumbuh Kembang pada Anak Balita serta Variabel luar Pendapatan Keluarga, Pekerjaan Ibu, Pendidikan Ibu dan Jumlah Anak. Analisis univariabel menggunakan distribusi frekuensi dan mean, bivariabel menggunakan uji t-test dengan tingkat kemaknaan ??-value <0,05 dan 95%CI dan multivariabel menggunakan uji Regresi Linear. Hasil Penelitian: Analisis Uji Paired t-test menunjukkan pemberian stimulasi tumbuh kembang pada anak balita oleh ibu pada kelompok intervensi memiliki selisih rerata lebih besar (12,27) dibanding pada kelompok kontrol (4,61). Sedangkan Uji Independent t-test menunjukkan pemberian stimulasi tumbuh kembang pada anak balita oleh ibu pada kelompok intervensi dengan kelompok kontrol mempunyai selisih rerata (7,65), 95% CI (6,81-8,49), t-value (17,88) dan ??-value (0,00). Kesimpulan: Pemberian edukasi pada ibu meningkatkan pemberian stimulasi tumbuh kembang pada anak balita. Semakin tinggi tingkat pendidikan ibu semakin tinggi frekuensi pemberian stimulasi tumbuh kembang pada anak balita. Pendapatan keluarga, pekerjaan ibu dan jumlah anak tidak mempunyai hubungan dengan pemberian stimulasi tumbuh kembang pada anak balita.

Background: Children as candidate for the next generation need to get serious attention from the government of Indonesia. The quality of growth and development needs to be improved such as by getting proper nutrition, adequate stimulation and affordable quality health care, including detection and early intervention of growth and developmental aberrations. The data of Mojokerto in 2010 there were 9,130 targets of infants (aged 12-59 months). Based on the number of 7034 children (77.04%) have obtained the appropriate standard of care of infants. Objective: To determine the effect of maternal education on the stimulation provision of growth and development in infants in Mojokerto. Method: The Quasi-Experimental with Non-Equivalent Group Design. The population was mothers of infants aged 12-59 months. The intervention group and the control sample were 86 plus 5% used cluster random sampling. The independent variable: education in the mother, and the dependent variable: the stimulation provision of growth and development in infants, and external variable: family income, mother’s work, mother’s education and number of children. Univariable analysis used frequency distribution and mean, bivariate used t-test with significance level ??-value-<0.05 and 95% CI and multivariable used linear regression test. Results: Analysis of Paired t-test showed the stimulation provision of growth and development in infants by mother in the intervention group had a greater mean difference (12.27) than in the control group (4.61). While in independent t-test showed the stimulation provision of growth and development in infants by mother in the intervention group and control group had a mean difference (7.65), 95 % CI (6.81 to 8.49), t-value (17.88) dan ??-value (0.00). Conclusion: The provision of education in mother will improve the stimulation provision of growth and development in infants. The higher the mother's education level, the higher the frequency of stimulation of growth and development in infants. Family income, mother's work and number of children do not have a relationship with the stimulation provision of growth and development in infants.

Kata Kunci : Edukasi, Stimulasi, Balita


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.