Laporkan Masalah

PENGARUH KUNJUNGAN RUMAH PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH TERHADAP KEMATIAN NEONATAL DI KABUPATEN GUNUNGKIDUL

DAMAYANTI MUSTIKARINI, Dr. Detty Siti Nurdiati, Sp.OG(K)

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: BBLR merupakan penyebab terbanyak kematian neonatal di DIY dan Kabupaten Gunungkidul. BBLR berisiko lebih besar untuk sakit atau mati dibandingkan tidak. Dua per tiga dari kematian pada satu minggu pertama dapat dicegah jika ibu dan bayi mendapat intervensi tepat. World Health Organization (WHO) dan UNICEF merekomendasikan kunjungan rumah pada bayi di satu minggu pertama untuk mencegah kematian neonatal pemerintah membuat kebijakan kunjungan neonatus yang semula dua kali menjadi tiga kali, yaitu pada umur 6-48 jam, 3-7 hari dan 8-28 hari. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh kunjungan rumah pada BBLR terhadap kematian neonatal di Kabupaten Gunungkidul. Metode Penelitian: Desain penelitian adalah kasus kontrol bersumber data dari populasi, dan tanpa matching, dilaksanakan November sampai dengan Desember 2013 di Kabupaten Gunungkidul dan menggunakan data primer dan sekunder. Total terdapat 80 sampel. Sejumlah 40 sampel meninggal pada periode neonatal dini (kasus). 40 sampel hidup pada periode neonatal dini. Variabel terikat kematian neonatal Variabel bebas adalah kunjungan rumah pada BBLR. Dan variabel lainnya meliputi: umur kehamilan, kategori BBLR, jarak tempuh ke fasilitas rujukan, tempat persalinan, penolong persalinan, cara persalinan dan pemberian ASI pertama kali. Analisis data terdiri dari: analisis univariabel menggunakan distribusi frekuensi, analisis bivariabel dengan uji chi-square serta analisis mutivariabel menggunakan pemodelan regresi logistik. Hasil: Tidak ada pengaruh kunjungan rumah pada BBLR terhadap kematian neonatal dengan adjusted OR 2,13(95%CI: 0,12-38,8), setelah adanya variabel umur kehamilan, kategori BBLR dan pemberian ASI pertama kali. Tidak ada pengaruh umur kehamilan terhadap kematian neonatal dengan adjusted OR 2,9(95%CI: 0,75-11,26). Ada pengaruh kategori BBLR terhadap kematian neonatal dengan adjusted OR 18(95%CI: 3,08-105,6). Ada pengaruh pemberian ASI pertama kali dengan kematian neonatal dengan adjusted OR 7,4(95%CI: 1,61-33,95). Kesimpulan: Tidak ada pengaruh bermakna kunjungan rumah pada BBLR terhadap kematian neonatal. Faktor umur kehamilan, kategori BBLR dan pemberian ASI untuk pertama kali mempunyai pengaruh yang lebih kuat terhadap kematian neonatal dibandingkan kunjungan rumah pada BBLR

Background: Low birth weight (LBW) is the main cause of neonatal mortality in DIY and District Gunungkidul. Two third of early neonatal mortality can be prevented only if mother and baby have been a correct intervention. World Health Organization (WHO) and UNICEF recommended home visit to neonates at first week to prevented neonatal mortality. Government policy for neonatal visit changed from two times to be three times, from age of 6-48 hour, the day of 3-7 and the day of 8-28. Objective: This study aimed to find out the influence of low birth weight home visit on neonatal death in District of Gunungkidul. Method: Unmatched population based case control study was conducted in District Gunungkidul from November to December 2013, using primary and secondary data. A total of 80 samples were obtained. There were 40 of the samples died in early neonatal period (case group) and 40 who were alive (control group). Dependent variable was neonatal death. Independent variable was LBW home visit. The other variables which studied were gestational age, category of LBW, distant from referral facility, place of delivery, delivery assistance, mode of delivery and early breastfeeding. The data was analyzed using univariate with frequency distribution, bivariate with chi-square test and multivariate with logistic regression model. Result: There was no significant influence of LBW home visit on neonatal death with adjusted OR 2,13(95%CI: 0,12-38,8) after adjusted by gestational age, category of low birth weight and early breastfeeding. There were no significant influence of gestational age on neonatal death with adjusted OR 2,9(95%CI: 0,75- 11,26) There were significant influence of category of LBW on neonatal death with adjusted OR 18(95%CI: 3,08-105,6). There were significant influence of early breastfeeding on neonatal death with adjusted OR 7,4(95%CI: 1,61-33,95). Conclusion: There was no significant influence of LBW home visit on neonatal death. Factor of category of low birth weight and early breastfeeding have been strongly influence on neonatal death compared with LBW home visit

Kata Kunci : Kunjungan rumah, BBLR, Kematian Neonatal, kasus kontrol


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.