Laporkan Masalah

INTERVENSI CBIA TERHADAP ANGGOTA BINA KELUARGA BALITA UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN, SIKAP, DAN PERILAKU PENGGUNAAN ANTIBIOTIK YANG RASIONAL

MUHAMAD ARFIAN BELA MAHARDIKA, Prof. Dr. Sri Suryawati, Apt.

2015 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Anak-anak memiliki rasio tertinggi dalam pemakaian antibiotik. Penggunaan antibiotik yang salah (misuse) kepada anak-anak sering kali terkait dengan cara penggunaan antibiotik yang tidak rasional. Untuk mengatasi penggunaan antibiotik yang tidak rasional maka peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku orang tua diperlukan. Program BKB merupakan gerakan bersama antara pemerintah dan masyarakat dengan ibu sebagai sasaran utama yang kaitannya dengan hantaran tumbuh kembang anak, deteksi dini kelainan atau kecacatan dan akhirnya menyiapkan anak balitanya siap sekolah bersama anakanak lain. Tujuan : Meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku penggunaan antibiotik yang rasional pada anggota Bina Keluarga Balita di desa Banguntapan. Metode: Menggunakan pendekatan CBIA (Cara Belajar Ibu Aktif) berupa pemberian penyuluhan, modul, dan diskusi kelompok kecil terhadap anggotan BKB. Selanjutnya dilakukan analisis mengenai pengaruh intervensi CBIA tentang penggunaan antibiotik terhadap tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu-ibu kelompok BKB. Hasil: Intervensi CBIA pada ibu-ibu kelompok BKB dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku penggunaan antibiotik yang rasional antara pretest, posttest ke-1 dan posttest ke-2. Pada kelompok kontrol tidak ada kenaikan antara pretest-postest-1 dan posttest-2. Terdapat perbedaan yang signifikan tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku ibu-ibu BKB antara kelompok intervensi dibandingkan dengan kelompok kontrol pada minggu ke-3 (p < 0,05) dengan skor berturut-turut 9; 46,57; 10 (perlakuan) dan 7; 34,7; 6 (kontrol) Kesimpulan: Pemberian intervensi pada ibu-ibu BKB dengan metode CBIA dapat meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku penggunaan antibiotik yang rasional dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kata kunci: Antibiotik, CBIA, pengetahuan, sikap, perilaku.

Background: Children have the highest ratio in the use of antibiotics. The misuse of antibiotics for children is often related to how irrational use of antibiotics. To overcome irrational use of antibiotics, increase in knowledge, attitudes, and behavior of the parents is needed. BKB is a movement joint program between the government and the public with the mother as the primary target of the conducting relation to child development . Objective: Improve the knowledge, attitudes, and behavior of rational use of antibiotics in BKB members at the Banguntapan village . Methods: Using the CBIA approach (Community-Based Interactive Approach) for the provision of counseling, modules, and small group discussions to BKB member. Further analysis on the effect of the intervention on the use of antibiotics the level of knowledge, attitudes, and behaviors of mothers BKB groups. Results: CBIA intervention on BKB mothers groups can improve the knowledge, attitudes, and behavior of rational antibiotic use between pretest, posttest-1, and posttest-2. For the control group there was no increase between pretest, posttest-1 and posttest-2. There are significant differences in the level of knowledge, attitudes, and behaviors of BKB mothers between the intervention group compared with the control group in the week-3 (p < 0,05) with consecutive score 9; 46,57; 10 (treatment) and 7; 34,7; 6 (control) . Conclusion: The provision of interventions on group of mothers BKB using CBIA method can improve the knowledge, attitudes, and behavior of using rational antibiotics compared with the control group . Keywords: Antibiotics, CBIA, knowledge, attitude, behavior

Kata Kunci : Antibiotik, CBIA, pengetahuan, sikap, perilaku; Antibiotics, CBIA, knowledge, attitude, behavior


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.