Kekuasaan dengan Kekerasan Terhadap Media Lokal Banten
RIDHA KHOIRUNNISA, Dr. Rer. Pol Mada Sukmajati, S.IP., MPP
2014 | Skripsi | S1 ILMU PEMERINTAHAN (POLITIK DAN PEMERINTAHAN)Abstraksi Memang telah banyak literatur tentang Hasan Sochib dan kedigdayaannya di Banten. Dengan kapasitasnya sebagai orang kuat lokal, Hasan Sochib diketahui seringkali menggunakan kekerasan. Namun berita tentang kekerasan tersebut seakan tidak pernah dimuat di berbagai media lokal. Tidak hanya itu, berita buruk terkait pemerintahan Banten juga sangat jarang ditemukan di media lokal Banten ketika Hasan Sochib masih hidup. Dengan berlandaskan hal-hal seperti itu maka penelitian tentang bagaimana control Hasan Sochib terhadap media lokal ini dilakukan. Penelitian tentang Banten memang telah banyak dilakukan namun belum ada yang secara spesifik membahas tentang control pihak Hasan Sochib terhadap media lokal Banten. Temuan dari penelitian ini adalah Hasan Sochib dan pihaknya seringkali juga melakukan kekerasan terhadap pihak media lokal Banten sendiri. Kekerasan tersebut, tidak hanya bersifat personal, namun juga struktural. Meskipun melakukan berbagai bentuk kekerasan, namun karakter wartawan dan lemabaga media lokal Banten juga turut berkontribusi membuat kekerasan tersebut tetap berjalan. Tarik menarik kepentingan bisnis dalam ranah lembaga media lokal juga menjadi faktor dominan kekerasan tersebut tetap bertahan. Tentu saja semua bentuk kekerasan tersebut tidak sejalan demokrasi. Mengingat media merupakan pilar keempat dari demokrasi itu sendiri sehingga netralitas media mutlak diperlukan. Karena kekerasan yang terjadi berimplikasi terhadap berbagai hal seperti rendahnya keamanan terhadap wartawan, lembaga media lokal yang berpihak serta kemiskinan dan ketimpangan yang tidak menjadi isu penting di masyarakat Banten. Penyajian hasil penelitian dengan metode studi kasus ini dikerangkai oleh teori kekuasaan dengan kekerasan serta orang kuat lokal. Teori tersebut dianggap relevan mengkerangkai bagaimana kekerasan terjadi dan pada akhirnya memiliki implikasi terhadap berbagai hal. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus yang dianggap relevan untuk menjawab pertanyaan penelitian ini.
There are many literaturs that discuss about Hasan Sochib and his dictatorship in Banten. With his capacity as a local strongmen, Hasan Sochib usually used violence. However, the news about the violence had never been published in local pers in Banten. Not only that, the bad news that are related to the Government of Banten is also very rarely found in local media of Banten when Hasan Sochib was still alive. Based on things like that this research on how to control local media against Sochib Hasan was carried out. Research on Banten has indeed been a lot done but there has not been specifically discussed about Hasan Sochib�s control over the local media of Banten. The findings of this research is Hasan Sochib and his group also doing violence to the local media of Banten on its own. The violence is not only personal, but also structural. Despite doing various forms of violence, however the character journalists and local media�s institution also contribute to make the violence continue to run. Pull interesting business interests in the realm of local media institutions also became the dominant factor in the violence persist.o f course all forms of violence is not in line of democracy .Considering the media is the fourth pillar of democracy itself that neutrality of the media absolutely a must. Because of violence that occurred has led to a variety of things such as low security to reporters , local media institutions that favors as well as poverty and inequality that is not an important issue in the community of Banten .Presentation of the results of research with a method of this case study framework by the theory of power with violence and the strong local. The theory is considered relevant mengkerangkai how the violence happened and eventually have an implication on various things .Research is conducted by a method of case studies that are considered relevant to answer the question of this research.
Kata Kunci : Kekuasaan, Kekerasan, Orang Kuat Lokal, Media Lokal