Laporkan Masalah

ANALISIS PENGARUH EKUITAS MEREK TERHADAP MINAT BELI ULANG KONSUMEN (STUDI PADA PRODUK PERAWATAN WAJAH MEREK ERHA DI PONTIANAK

PUSPITA SARI YUDI, S.FAR., Drs. Wakhid Slamet Ciptono, MBA., MPM., Ph.D

2015 | Tesis | S2 Magister Manajemen Farmasi

Keberhasilan jangka panjang suatu merek adalah timbulnya minat konsumen untuk melakukan pembelian ulang. Dalam proses pembelian, konsumen mempunyai kecenderungan untuk memilih produk dengan ekuitas merek yang kuat karena menganggap produk tersebut memiliki kualitas yang baik. Erha merupakan merek yang dikelola oleh PT. Erha Clinic Indonesia yang sejak tahun 2010 memperluas pasarnya di Kota Pontianak. Penelitian ini bersifat asosiatif yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekuitas merek yang diuraikan dalam dimensi kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, dan loyalitas merek terhadap minat beli ulang konsumen. Penelitian ini dilakukan dengan survei responden menggunakan kuesioner yang berisikan indikator pengukuran untuk variabel kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, loyalitas merek, dan minat beli ulang. Dengan teknik quota sampling, sebanyak 145 responden diikutsertakan dalam penelitian ini. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh konsumen Erha di Kota Pontianak dengan kriteria inklusi jenis kelamin wanita, berusia 12 – 56 tahun dan telah melakukan pembelian produk perawatan wajah lebih dari 1 kali. Data yang diperoleh dari kuesioner dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, dan loyalitas merek memberikan pengaruh yang signifikan terhadap minat beli ulang baik secara simultan maupun secara parsial. Berdasarkan hasil analisis, persepsi kualitas memberikan pengaruh yang paling besar terhadap minat beli ulang, yaitu sebesar 24,6 % (p 0,05). Adapun kesadaran merek, asosiasi merek, dan loyalitas merek secara berturut-turut memberikan pengaruh terhadap minat beli ulang sebesar 3,9 %, 23,9 %, dan 11,8%. Nilai R square yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar 0,558, menunjukkan bahwa kontribusi kesadaran merek, asosiasi merek, persepsi kualitas, dan loyalitas merek terhadap minat beli ulang sebesar 55,8 %, sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak ada dalam penelitian ini.

Long-term success of a brand is the emergence of repurchase intention from the customers. In the process of purchasing, consumers have a tendency to choose a product with strong brand equity because they think the product has a high quality. Erha is a brand that is managed by PT. Erha Clinic Indonesia, which has expanded its market in Pontianak since 2010. This research is an associative study which aims to determine the effect of brand equity dimensions outlined in brand awareness, brand associations, perceived quality, and brand loyalty towards repurchase intention. The research was conducted by survey respondents using a questionnaire containing the measurement indicators for the variable brand awareness, brand associations, perceived quality, brand loyalty, and repurchase intention. Using technique quotas sampling, as many as 145 respondents were included in this research. The population in this research is Erha customers in Pontianak with the inclusion criteria of the sex women from 12 to 56 years old who have bought skin care products more than once. The data obtained from the questionnaire were analyzed using descriptive analysis and multiple linear regression analysis. The results showed that brand awareness, brand associations, perceived quality, and brand loyalty have a significant influence on repurchase intention either simultaneously or partially. Based on the analysis, the highest impact on repurchase intention refers to perceived quality by 24.6% (p 0.05). The other variables are brand awareness, brand associations, and brand loyalty has influence on repurchase intention respectively by 3.9%, 23.9%, and 11.8%. R-square values obtained in this study was 0.558, indicating that the contribution of brand awareness, brand associations, perceived quality, and brand loyalty to repurchase intention is at 55.8%, the rest is influenced by other variables that do not exist in this research.

Kata Kunci : Ekuitas Merek, Kesadaran Merek, Asosiasi Merek, Persepsi Kualitas, Loyalitas Merek, Minat Beli Ulang


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.