Laporkan Masalah

PENGEMBANGAN KAPASITAS KELEMBAGAAN DALAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI KABUPATEN SRAGEN MELALUI PEMBENTUKAN UNIT PELAYANAN TERPADU PENANGGULANGAN KEMISKINAN (UPT-PK)

RYAN NURSANTI. N, Prof. Dr. Agus Pramusinto, MDA.

2015 | Tesis | S2 Administrasi Publik

Thesis ini bertujuan menganalisis kapasitas kelembagaan dalam penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Sragen melalui gagasan inovatif pembentukan UPTPK (Unit Pelayanan Terpadu Penanggulangan Kemiskinan). Kegiatan penanggulangan kemiskinan yang ada di Kabupaten Sragen selama ini masih terkendala kurangnya koordinasi dalam penanggulangan kemiskinan dimana program kemiskinan yang ada masih bersifat ego sektoral di masing masing SKPD dan dilapangan pelayanan terhadap KK Miskin masih berbelit belit dengan prosedur yang lama. Pembentukan UPTPK sebagai unit yang khusus bergerak dalam penanggulangan kemiskinan dengan mengedepankan konsep pelayanan terpadu satu pintu diharapkan mampu mengatasi permasalahan ini. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Penulis meneliti kapasitas UPTPK Kabupaten Sragen dalam penanggulangan kemiskinan dengan mengamati dan menggali data dari berbagai sumber terkait kapasitas kelembagaan yang ada berupa Kepemimpinan, Struktur Organisasi, Program Inovatif, Sumberdaya serta kapasitas koordinasi UPT-PK, kemudian menggambarkan dan melukiskan keadaan subyek/obyek penelitian pada saat sekarang berdasarkan fakta yang tampak. Hasil penelitian menunjukan dari aspek kepemimpinan UPTPK Kabupaten Sragen memiliki dukungan local authority yang kuat. Dari Aspek Sumberdaya UPT-PK didukung oleh SDM yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya, namun dilihat dari kuantitasnya jumlah yang ada masih kurang dibanding dengan beban kerja di UPTPK. Selain itu status UPTPK yang masih unit berimbas pada kapasitas anggaran UPTPK yang masih terbatas dan belum dapat mengelola keuangan secara otonom. Namun demikian dilihat dari kapasitas program, UPTPK memiliki berbagai program inovatif yang membantu kegiatan penanggulangan kemiskinan. Khususnya dalam kegiatan verifikasi dan validasi data yang menggunakan form survey dengan kriteria yang lengkap serta melibatkan berbagai pihak dalam penentuan RTSM. Dilihat dari Kapasitas struktur organisasi, UPTPK memiliki struktur yang sederhana dengan pembagian pembagian kewenangan yang jelas sehingga memudahkan proses koordinasi antara pihak yang terkait. Terlepas statusnya yang masih unit, Koordinasi UPTPK dengan pihak lain tetap berjalan baik terutama dalam hal penggunaan database kemiskinan UPTPK yang merupakan satu-satunya rujukan bagi program penanggulangan kemiskinan diSragen. Penulis memberikan beberapa rekomendasi antara lain UPT-PK perlu dipertahankan keberadaannya dan ditingkatkan status kelembagaannya menjadi SKPD tersendiri untuk menjadikan UPT-PK lebih leluasa mengelola anggaran serta dapat memperluas bidang layanana UPT-PK tidak hanya pemenuhan kebutuhan dasar namun menyentuh pemberdayaan bagi KK Miskin Kata kunci : Kapasitas, Lembaga, Kemiskinan ,Pelayanan terpadu

This study aims to analyze the institutional capacity building in poverty alleviation of Sragen Regency by forming UPTPK (the Integrated service of poverty Alleviation Unit). The unit was established in Sragen since the poverty alleviation programs that has been conducted in Sragen still met several obstacles. The problems is in the coordination aspect among the institution participated in poverty programs which is still ego-sectoral. Moreover the procedure to get the recoomendation as SKTM (Surat Keterangan Tidak mampu) is too complicated and take a long time. Thus, the emergence of UPTPK is expected to overcome this poverty alleviation problems. This thesis used descriptive - qualitative method to analyze the data. The reseacrher analyzed the UPTPK institutional capacity in Sragen by observing and digging the data from various resources in Sragen and related it to the institutional capacity of UPTPK namely Leadership, Organizational Structure, Inovative programs, Resources and coordination capacity. This study revealed that UPTPK hold strong support from Sragen Regent as the local authority in running UPTPK organization. Moreover UPTPK supported by competent human resources that has a alot of experiences in poverty alleviation programs previously. Yet, the quantity of the workers was still limited to conduct all of the duties of UPTPK. The institution status as a unit made UPTPK weak in financial management and had only limited budget to run their organization. However, UPT-PK has launched many innovative programs in povety alleviation. The programs help to overcome the poverty problems in Sragen. One of the innovative programs is verification and validation procedure by using the form of survey developed by UPTPK with scoring system. To keep the validity of the data, UPTPK involved many parties in determining RTM (Rumah Tangga Miskin ). The coordination of UPTPK and the other parties in poverty alleviation run well. It happen because the support from the local authority in Sragen that instruct all parties in Sragen to use the database of the poor released by UPTPK to deliver their donation and poverty alleviation programs. The recommendation of the study is UPTPK need to be keep established. Moreover, the government should strenghten the institutional status of UPTPK so that UPTPK can have more authority to manage their financial budget and resources and also can develop their innovative programs more into the empowerment program for the poor so it can be more effective in alleviating proverty. Key words : Capacity building, institution, poverty alleviation, integrated service

Kata Kunci : Kapasitas, Lembaga, Kemiskinan ,Pelayanan terpadu; Capacity building, institution, poverty alleviation, integrated service


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.