PEMBIAYAAN AKAD JUAL BELI DENGAN SISTEM MURABAHAH DI BMT AL-IKHLAS YOGYAKARTA
SITI HURIAH, S.H, Prof. Dr. Abdul Ghofur Anshori, S.H., M.H.
2015 | Tesis | S2 KenotariatanTujuan penelitian tesis ini adalah untuk membahas pelaksanaan akad jual beli dengan sistem murabahah di BMT Al-Ikhlas Yogyakarta dan membahas tentang kendala-kendala yang dihadapi BMT Al-Ikhlas dalam melaksanakan akad pembiayaan akad jual beli dengan sistem murabahah pada mitra. Jenis penelitian yang dilakukan dalam membahas tesis ini adalah penelitian hukum empiris. Hasil penelitian dianalisis dengan diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiayaan akad jual beli dengan sistem murabahah di BMT Al-Ikhlas merupakan pembiayaan favorit dengan persentase 60%, mudharabah 27% dan ijarah sebanyak 13%. Hal ini terjadi karena pembiayaan jual beli dengan sistem murabahah lebih simpel dan sederhana dalam akadnya serta pembiayaan jual beli dengan sistem murabahah termasuk dalam akad natural certainty contracts yang memberikan keuntungan pasti kepada BMT. Hal ini berbeda dengan pembiayaan mudharabah atau musyarakah yang memerlukan pengawasan kepada mitra, agar tidak terjadi kecurangan. Metode yang digunakan BMT Al-Ikhlas dalam menentukan harga jual (margin) adalah dengan cara menambah keuntungan yang diinginkan ke dalam harga pokok atas kesepakatan kedua belah pihak. Kendala-kendala yang dihadapi BMT Al- Ikhlas Yogyakarta dalam melaksanakan pembiayaan akad jual beli dengan sistem murabahah berupa pembiayaan bermasalah. Pembiayaan bermasalah terjadi karena faktor internal BMT sendiri dan faktor eksternal. Pendekatan yang dilakukan BMT dalam mengantisipasi terjadinya pembiayaan bermasalah berupa tindakan preventif (pencegahan). Apabila pembiayaan bermasalah sudah terlanjut terjadi, BMT melakukan pendekatan-pendekatan kekeluargaan kepada mitra dengan cara-cara yang Islami. Kata kunci = BMT, Pembiayaan, Murabahah
The research objective of this thesis is to discuss the implementation of murabahah financing in BMT Al-Ikhlas Yogyakarta and discusses the constraints faced by BMT Al- Ikhlas in implementing murabahah financing agreement on a partner. Types of research conducted in this thesis is to discuss the normative empirical study using a qualitative approach. Data source is the source of primary data and secondary data sources. The results of the study are presented descriptively. The results showed that the murabahah financing in BMT Al-Ikhlas is a favorite financing with percentage of 60%, 27% and Ijarah mudarabah as much as 13%. This occurs because murabahah financing more simple and modest in akadnya and murabahah financing included in the natural contract certainty contracts that providea definite advantage to the BMT. It is different with or Musyarakah financing is requiring supervision to partners, in order to avoid fraud. Methods used BMT Al-Ikhlas in determining the selling price (margin) is a way to add the desired benefits to the cost of the above agreement of both parties. Constraints faced by BMT Al-Ikhlas Yogyakarta in implementing murabahah financing in the form of financing problems. Financing problemsoccur due to internal factors and external factors BMT alone. The approach taken BMT in anticipating the problems of financing in the form of preventive measures (prevention). When financing problems already to occur, BMT perform familia approaches to partner with Islamic ways. Keywords=BMT, Financing, Murabah
Kata Kunci : BMT, Pembiayaan, Murabahah