AKTIVITAS ANTIANGIOGENESIS EKSTRAK METANOLIK BIJI NANGKA (Artocarpus heterophyllus Lamk.) PADA MEMBRAN KORIO ALANTOIS AYAM SECARA EX OVO
SWASTIKA OKTAVIA, Dr. Bambang Retnoaji, M. Sc.;Dr. biol. hom. Nastiti Wijayanti, M. Si.
2014 | Tesis | S2 BiologiAngiogenesis merupakan pertumbuhan pembuluh darah baru dari pembuluh darah yang telah ada pada jaringan, dimana proses ini erat kaitannya dengan pertumbuhan kanker. Kebutuhan kanker untuk mendapatkan suplai nutrient dan oksigen memicu terjadinya angiogenesis dengan dikeluarkannya tumour angiogenic factor (TAF) seperti basic Fibroblast Growth Factor (bFGF). Keberadaan senyawa yang dapat menghambat angiogenesis menunjukkan bahwa senyawa tersebut berpotensi sebagai agensia terapeutik untuk kanker. Salah satu senyawa antiangiogenesis adalah flavonoid. Flavonoid diketahui terdapat banyak dalam ekstrak biji nangka (Artocarpus heterophyllus) yang diekstraksi menggunakan pelarut metanol. Salah satu uji potensi sebagai antiangiogenesis umumnya dilakukan menggunakan membran korio alantois (MKA) ayam. Penelitian ini menggunakan metode kultur ex ovo yang memiliki keunggulan visualisasi pembuluh darah pada MKA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari efek antiangiogenesis dan menganalisis konsentrasi efektif ekstrak metanolik biji nangka dalam menghambat angiogenesis pada MKA setelah diinduksi bFGF secara ex ovo. Metode penelitian yang dilakukan meliputi pembuatan ekstrak metanolik biji nangka, deteksi senyawa aktif pada ekstrak metanolik biji nangka, kultur ex ovo, uji antiangiogenesis, dan pengamatan. Parameter penelitian berupa pengamatan angiogenesis yang dilakukan secara makroskopis dan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanolik biji nangka dapat menghambat angiogenesis yang diinduksi bFGF pada MKA ayam yang dikultur secara ex ovo pada dosis 35 mg/mL dengan penghambatan sebesar 61,14±15,73%. Pengamatan mikroskopis menunjukkan pemberian ekstrak menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada MKA.
Angiogenesis is the formation of blood vessels from preexisting vessels and it related to cancer growth. Cancer growth required new support for nutrients and oxygen, which is provided by new vessel resulted from angiogenesis. The release of tumor angiogenic factor (TAF), such as basic fibroblast growth factor (bFGF), is the key factor for new vessel formation and further cancer development. The compounds that are able to inhibit angiogenesis is a potential therapeutic agent for cancer treatment. One of well known antiangiogenic compounds are flavonoids. It is already known that seed extract of jackfruit (Artocarpus heterophyllus) contain some amount of flavonoid. This study used ex ovo culture of chicken chorioallantoic membrane (CAM), which has advantage compare to other method in term of easy visualization of blood vessel formation. The aim of this study was to examine the effects of jackfruit seeds methanolic extract effective concentration, on angiogenesis inhibition. The research methods were jackfruit seeds metanolic extraction, active compounds detection, ex ovo culture, antiangiogenic assay, macroscopic and microscopic observation on CAM blood vessel formation. The results showed that jackfruit seeds could inhibit bFGF-induced angiogenesis in CAM cultured via ex ovo at doses of 35 µg/mL with inhibition of 61,14±15,73% through macroscopic observation. Microscopic observations indicated by the higher dose of treatment reduced the formation of new blood vessel.
Kata Kunci : Angiogenesis, Artocarpus heterophyllus, MKA, kultur ex ovo