PENGARUH REZIM PERIKANAN TUNA CCSBT (COMMISSION FOR THE CONSERVATION OF SOUTHERN BLUEFIN TUNA) TERHADAP PENGELOLAAN TUNA SIRIP BIRU SELATAN DI INDONESIA
NASIKHATUN LISTYA AF, Drs. Muhadi Sugiono, M.A.
2015 | Tesis | S2 Ilmu Hubungan InternasionalPenelitan ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh rezim perikanan tuna CCSBT terhadap pengelolaan tuna sirip biru selatan di Indonesia. CCSBT yang merupakan kependekan dari the Commission for the Conservation of Southern Bluefin Tuna dibentuk sebagai upaya manajemen pengelolaan dan konservasi terhadap sumber daya tuna sirip biru selatan. Penulis menggunakan kerangka konseptual rezim internasional dalam menjelaskan fenomena dalam CCSBT. Jika dijabarkan dalam konsep rezim internasional, CCSBT (Commission for the Conservation of Southern Bluefin Tuna) merupakan sebuah komisi untuk konservasi yang mulanya dibentuk berdasarkan kesepakatan bersama negara-negara yang memiliki kepentingan terhadap sumber daya ikan tuna sirip biru. Kesepakatan itu dibentuk dengan membangun kesadaran bersama dalam upaya pengelolaan, konservasi dan pemanfaatan sumber daya ikan tuna sirip biru secara tepat. Data penelitian diperoleh melalui wawancara (in depth interview) dan studi pustaka yang kemudian dianalisis secara kualitatif. Analisis tersebut dilakukan dengan menggunakan tiga komponen yaitu output, outcome dan impact. Hasil dari penelitian tersebut menunjukkan bahwa rezim perikanan tuna CCSBT berpengaruh terhadap pengelolaan tuna sirip biru selatan di Indonesia. Pengaruh-pengaruh tersebut bersifat langsung maupun tidak langsung. Hal tersebut meliputi pengaruh terhadap amandemen Undang-Undang Perikanan dengan mentransformasi beberapa ketentuan dalam CCSBT dan persetujuan terhadap resolusi yang ditetapkan CCSBT, mengadopsi dan mengimplementasikan resolusi-resolusi yang telah disetujui dalam sistem pengelolaan tuna sirip biru selatan di Indonesia, dan perubahan terkait ketersediaan sumber daya tuna sirip biru selatan yang semakin meningkat. Kata kunci: CCSBT, tuna sirip biru selatan, Indonesia
This research aims at explaining the influence of CCSBT towards the management of southern bluefin tuna in Indonesia. CCSBT (the Commission for the Conservation of Southern Bluefin Tuna) is formed as an effort to manage and conserve the southern Bluefin tuna resource. Conceptual framework of international regime was used to explain the phenomena in CCSBT. CCSBT (Commission for the Conservation of Southern Bluefin Tuna) is a commission of conservation that was basically formed based on agreement of the countries which had interest in southern Bluefin tuna resource. The agreement was made by establishing awareness in managing, conserve, and optimizing the southern Bluefin tuna resource appropriately. The data were gained by conducting in-depth interviews and literature studies which were analyzed qualitatively. The analysis was done by considering three components i.e. output, outcome and impact. The results showed that CCSBT affects the management of southern Bluefin tuna in Indonesia directly and indirectly. It influenced our country’s law amendment by transforming some provisions and agreement determined by CCSBT, adopting and implementing the resolutions approved in management system of southern Bluefin tuna in Indonesia. It also affected the changes related to the availability of southern Bluefin tuna resource which is considered to increase. Keyword: CCSBT, southern bluefin tuna, Indonesia
Kata Kunci : CCSBT, tuna sirip biru selatan, Indonesia