HOW EFFECTIVE ARE CORDON AND DISTANCE-BASED PRICING AT REDUCING CO2 EMISSION?
NAFAN ARIFIAN, Dr. Eng. Muhammad Zudhy Irawan, S.T., M.T.
2015 | Tesis | S2 Sistem dan Teknik TransportasiFokus penelitian ini adalah bagaimana memperhitungkan secara bersama-sama kemacetan dan emisi karbon dioksida (CO2) sebagai 2(dua) variabel yang berpengaruh pada penentuan tol road pricing (jalan berbayar), terutama untuk skema second-best pricing. Dua jenis jalan berbayar yang diteliti adalah cordon (kordon) dan distance-based pricing (jalan berbayar berbasiskan jarak tempuh). Tujuan penelitian adalah membuat penilaian seberapa efektif skema-skema jalan berbayar tersebut dalam mengurangi emisi CO2. Teknik pemodelan digunakan pada penelitian ini. menggunakan jaringan Edinburgh sebagai studi kasus. SATURN (Simulation and Assignment of Traffic to Urban Road Networks) digunakan sebagai perangkat lunak untuk memodelkan masing-masing skema jalan berbayar. Data kecepatan rata-rata dan arus lalu lintas pada setiap link dikumpulkan dan dihitung untuk menghasilkan biaya emisi CO2. Dua model yang digunakan untuk penghitungan emisi CO2 ini adalah simple-fixed rate model dan complex model. Data-data biaya emisi CO2 dan data maximum social welfare (keuntungan maksimum bagi masyarakat) yang diambil dari model SATURN dibandingkan satu sama lain. Hasil penelitian menghasilkan beberapa Kesimpulan. Pertama, penyertaan variabel emisi CO2 berdampak kecil terhadap optimisasi. Kedua, penyertaan emisi CO2 pengaruhnya akan lebih sensitif terhadap perubahan biaya penghematan emisi CO2. Menargetkan pengurangan emisi CO2 menggunakan model yang lebih kompleks akan memberikan penghematan yang jauh lebih tinggi daripada model sederhana. Ketiga, skema jalan berbayar yang berbasiskan pada jarak akan menghasilkan kinerja lebih baik terhadap pengurangan emisi CO2 daripada skema jalan berbayar berbasis kordon. Penghematan emisi CO2 yang dihasikan dari jalan berbayar yang berbasiskan pada jarak 46.74% lebih tinggi dari skema OPC-Cordon. Ini disebabkan oleh kemampuan yang lebih baik dari skema ini dalam mengurangi jumlah perjalanan dan menghalangi pengalihan rute. Maka Rekomendasi dari penelitian ini adalah bahwa untuk mengembangkan skema jalan berbayar yang efektif dalam mengurangi emisi CO2 harus mempertimbangkan efektivitas skema tersebut dalam menekan jumlah perjalanan dan menghalangi pengalihan rute. Kata Kunci: Jalan berbayar, emisi CO2, SATURN, second-best pricing, teknik pemodelan, perubahan iklim, gas rumah kaca, eksternalitas ekonomi
This study focus on how to take into account the joint problem of congestion and carbon dioxide (CO2) emission on road pricing where the scheme is limited in area of application (second-best pricing) i.e. cordon and distance-based pricing. Hence the Aim of this study is to make assessment how effective cordon pricing and distance pricing to reduce CO2 emission. Modelling Technique is chosen on this study, employing the Edinburgh network as a study case. SATURN (Simulation and Assignment of Traffic to Urban Road Networks) used as a software to model each schemes of road pricing. The Data which are the link-based speed and flows was dumped, collected and calculated in order to generate CO2 emission cost using simple-fixed rate and more complex model of CO2 emission cost. These data alongside with welfare benefits data taken from SATURN modelling are compared with each other between the various schemes. Therefore the End Results are comparisons of CO2 emission costs and welfare benefits of cordon and distance-based pricing. The results suggest several Conclusions. First, the inclusion of CO2 emission has little impact to optimisation problem. Second, the inclusion of CO2 emission would more sensitive to the change of CO2 emission saving cost. It is likely that targeting CO2 using more complex C02 emission model would give the much higher saving than simple-fixed model. Third, the performance of distance-based pricing on reduction of CO2 emission is better than cordon-based charging. The CO2 emission saving of distance-based pricing is up to 46.74% higher than OPC cordon. It is because the ability of this scheme to suppress trips and hindering reroute better than cordon-based charging. Therefore Recommendation was made, suggesting that in order to employ road pricing to reduce CO2 emission should consider the effectiveness of the scheme in terms of trips suppression and hindering reroute. Key Words: Road pricing, CO2 emission, SATURN, second-best pricing, modelling technique, climate change, greenhouse gas, economic externalities
Kata Kunci : Road pricing, CO2 emission, SATURN, second-best pricing, modelling technique, climate change, greenhouse gas, economic externalities; Jalan berbayar, emisi CO2, SATURN, second-best pricing, teknik pemodelan, perubahan iklim, gas rumah kaca, eksternalitas