Laporkan Masalah

PENGUKURAN FREKUENSI BUNYI ANGKLUNG DIATONIK DENGAN PERANGKAT LUNAK VISUAL ANALYSER 2012

IIF GHOFFAR ISMAIL, Dr. Mitrayana, M.Si.

2014 | Skripsi | S1 FISIKA

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik frekuensi dari angklung diatonik. Karakteristik tersebut merupakan geometris tabung angklung terdiri dari diameter angklung,panjang tabung angklung dan panjang tabung resonansi yang mempengaruhi frekuensi resonansi angklung diatonik. Penalaan frekuensi nada pada angklung dilakukan oleh para pembuat angklung secara tradisional, berdasarkan tuner yang belum terkalibrasi dan hanya mengandalkan pendengaran untuk mencocokkan frekuensi nada. Metode tersebut menyebabkan setiap angklung memiliki frekuensi nada yang tidak seragam. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik, dilakukan pengukuran frekuensi menggunakan Visual Analyser 2012dengan perekam yang terkalibrasi.Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk upaya standarisasi frekuensi khususnya angklung diatonik. Penelitian dilakukan pada dua sampel angklung, yaitu angklung diatonik Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Yogyakarta dan angklung Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada. Data yang terkumpul dianalisa dan diperoleh nilai frekuensi resonansi setiap nada pada dua sampel Angklung diatonik.Nilai frekuensi resonansi pada dua sampel tersebut diambil nilai rata-ratanya (f0) dan nilai ketidakpastian ralatnya (Delta f0) untuk setiap nada rendah dari nada do (C5) sampai do tinggi (C6) (satu oktaf) secara berturut-turut yaitu (525 ���± 7) Hz, (591 ���± 9) Hz, (665 ���± 9) Hz, (697 ���± 6 ) Hz, (792 ���± 8) Hz, (851 ���± 9) Hz, (1000 ���± 8) Hz, dan (1070 ���± 9)serta pada nada tinggi berturut-turut yaitu (1059 ���± 9) Hz,(1181���±8) Hz, (1321���± 10) Hz, (1406���±10) Hz, (1591���± 10 ) Hz, (1789 ���± 10) Hz, (2005 ���± 20) Hz, dan (2119 ���± 10) Hz. Kata kunci : frekuensi, Angklung Diatonik, bunyi, Visual Analyser 2012, kalibrasi, pengukuran

This research aimed to examine the characteristic frequency of diatonic angklung. angklungs tube geometric consists of angklungs diameter, angklungs tube length, andangklungs tube resonance.Traditionally, angklung tuning is carried out by the maker using tuner that have not been calibratedand rely on their hearing to match the frequency of pitch. The traditional method couse each angklung have different standard pitch frequency. To gain a better result, Visual Analyser and calibrated device is used. The result of this research is expected can be reference for angklung tune frequency standardization, especially for Diatonic Angklung.Resonance frequency of each pitch measured by vibrate Diatonic Angklung with constant pressure. We used two samples of Diatonic Angklung set, Diatonic Angklung set from Performing Arts Faculty of Institut Seni Yogyakarta and from Economic and Business Faculty of Universitas Gadjah Mada.Visual Analyser software will display frequency and spectrum of the sound that produced. Gathered data is analyzed to get resonance frequency value of each pitchfrom both samples.The frequency resonance obtained from the average value of frequency resonance from both of the sample for each low pitch from do (C5) until do (C6) (one octave) are(525 ���± 7) Hz, (591���± 9) Hz, (665 ���± 9) Hz, (697 ���± 6 ) Hz, (792 ���± 8) Hz, (851 ���± 9) Hz, (1000���± 8) Hz, and (1070���± 9)and for each high pitchare (1059���± 9) Hz,(1181���±8) Hz, (1321���± 10) Hz, (1406 ���±10) Hz, (1591 ���± 10 ) Hz, (1789 ���± 10) Hz, (2005 ���± 20) Hz, and (2119 ���± 10) Hz. Keyword : frequency,Diatonic Angklung, sound, Visual Analyser 2012, measurment, calibration

Kata Kunci : frekuensi, Angklung Diatonik, bunyi, Visual Analyser 2012, kalibrasi, pengukuran


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.