MODEL PERHITUNGAN OPTIMAL UNTUK MENGATASI BOBOT WAKTU DINAMIS PADA KASUS PENCARIAN JALUR TERCEPAT
SLAMET WIYONO, Teguh Bharata Adji, ST, MT, M.Eng, Ph.D.
2015 | Tesis | S2 Teknik ElektroAlgoritme Dijkstra merupakan algoritme yang sering digunakan dalam kasus pencarian jalur tercepat. Nilai bobot tiap ruas jalur pada algoritme Dijkstra telah ditetapkan terlebih dahulu sebelum melakukan pencarian rute. Pada kenyataanya, suatu ruas jalur memiliki waktu tempuh yang tidak tetap (uncertainty). Suatu ruas jalur biasanya memiliki waktu tempuh yang berbeda antara waktu padat dan waktu longgar. Dengan demikian penggunaan nilai bobot yang tetap akan menghasilkan keputusan pemilihan rute yang kurang tepat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan ketepatan pemilihan rute algoritme Dijkstra pada kasus pencarian jalur tercepat dengan memperbaiki perhitungan bobot jalur. Perbaikan perhitungan bobot jalur dilakukan dengan cara membuat kelompok waktu berdasarkan kecepatan pengguna jalan kemudian menghitung bobot waktu berdasarkan kelompok waktu tersebut. Apabila waktu sampai ( ) masuk dalam kelompok waktu yang berbeda dengan waktu berangkat ( ), maka dilakukan perhitungan yang lebih detail dengan mencari nilai bobot sesuai dengan kelompok waktu yang ada. Hasil perhitungan metode yang diusulkan menunjukkan kesesuaian dengan kondisi nyata jalan. Kesesuaian tersebut ditunjukan dengan adanya waktu tempuh (bobot waktu) yang bervariasi. Hasil perhitungan metode biasa diperoleh nilai waktu yang selalu tetap dan nilai bobot yang selalu sama sepanjang ruas jalur. Dengan demikian perhitungan metode yang diusulkan memiliki perhitungan yang lebih tepat dibandingkan dengan perhitungan biasa.
Algoritme Dijkstra merupakan algoritme yang sering digunakan dalam kasus pencarian jalur tercepat. Nilai bobot tiap ruas jalur pada algoritme Dijkstra telah ditetapkan terlebih dahulu sebelum melakukan pencarian rute. Pada kenyataanya, suatu ruas jalur memiliki waktu tempuh yang tidak tetap (uncertainty). Suatu ruas jalur biasanya memiliki waktu tempuh yang berbeda antara waktu padat dan waktu longgar. Dengan demikian penggunaan nilai bobot yang tetap akan menghasilkan keputusan pemilihan rute yang kurang tepat. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan ketepatan pemilihan rute algoritme Dijkstra pada kasus pencarian jalur tercepat dengan memperbaiki perhitungan bobot jalur. Perbaikan perhitungan bobot jalur dilakukan dengan cara membuat kelompok waktu berdasarkan kecepatan pengguna jalan kemudian menghitung bobot waktu berdasarkan kelompok waktu tersebut. Apabila waktu sampai ( ) masuk dalam kelompok waktu yang berbeda dengan waktu berangkat ( ), maka dilakukan perhitungan yang lebih detail dengan mencari nilai bobot sesuai dengan kelompok waktu yang ada. Hasil perhitungan metode yang diusulkan menunjukkan kesesuaian dengan kondisi nyata jalan. Kesesuaian tersebut ditunjukan dengan adanya waktu tempuh (bobot waktu) yang bervariasi. Hasil perhitungan metode biasa diperoleh nilai waktu yang selalu tetap dan nilai bobot yang selalu sama sepanjang ruas jalur. Dengan demikian perhitungan metode yang diusulkan memiliki perhitungan yang lebih tepat dibandingkan dengan perhitungan biasa.
Kata Kunci : -