Laporkan Masalah

PENGEMBANGAN ATRAKSI DI DESAWISATA LEDOK SAMBI KABUPATEN SLEMAN

FERDIAN DJOKO SAPUTRO, Ir. M Santosa, MS.

2014 | Tesis | S2 MAGISTER ARSITEKTUR PARIWISATA

Desa Ledok Sambi merupakan salah satu desa wisata di Kabupaten Sleman, atraksi utama yang ada di desa ini adalah kegiatan outbound yang menurut beberapa media publikasi jaringan perjalanan wisata menjadi desa yang wajib dikunjuungi. Tipe desa ini adalah Desa Wi s ata berbas i s Lingkungan Alam. Atraksi yang ditawarkan sebagai kegiatan outbound mencakup atraksi ringan dan berat. Dalam perkembangannya desa ini kemudian menjadi sebuah ‘Ecopark’ dengan atraksi yang lebih beragam. Penelitian pada dasarnya ditujukan untuk memberikan sebuah deskripsi secara komprehensif tentang desa wisata Ledok Sambi, dan secara spesifik melakukan identifikasi kondisi dan potensi atraksi, melakukan identifikasi arah pengembangan atraksi, serta melakukan identifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pengembangan atraksi di desa ini. Hal yang menarikuntuk ditelaah adalah bagaimana konsep pengembangan atraksi yang diterapkan di desa ini. Metode penelitian dilakukan secara eksploratif dengan cara observasi langsung di lapangan serta melibatkan 123 responen yang merupakan wisatawan yang berkunjung ke desa ini. Analisis dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif serta analisis spasial yang menghasilkan sejumlah peta tematik. Desa Ledok Sambi adalah bentuk pengembangan dari Desa Sambi di mana sebelum tahun 2006 desa ini hanya berkembang sebagai desa wisata biasa yang menyajikan kegiatan outbound dan dikelola mandiri oleh warga. Tetapi sejak 2006 hingga kini dengan masuknya suatu perusahaan swasta desa ini kemudian dikembangkan lebih luas menjadi Desa Sambi dan Desa Ledok Sambi yaitu dengan memanfaatkan area ledok sebagai wahana baru kegiatan outbound. Segmen utama yang menikmati outbound di desa ini adalah perusahaan, keluarga, sekolah-sekolah, kelompok hobi, dan segmen khusus lainnya. Pengembangan atraksi di desa wisata Ledok Sambi ini dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti permintaan pasar wisatawan, spesifikasi atraksi (experiental learning) yang hanya ada di desa ini, potensi lahan, keterlibatan pihak swasta sebagai pengelola, kemitraan, dan dukungan dari masyarakat setempat. Ke depan desa ini dapat diarahkan pada beberapa kegiatan pengembangan terkait dengan manajemen atraksi yang lebih professional, variasi atraksi, fasilitas penunjang, promosi, manajemen kunjungan, makanan tradisional, dan konsep outbound yang semakin menarik

Sambi Ledok village is one of the tourist village in Sleman, the main attraction in this village is outbound activities that according to some publications media and travel become the must visited village. This village is a Natural Environment tourism village type. There are high and low attractions offered as outbound activities. As the village’s development it became a Ecopark 'with more diverse attractions. The research is basically intended to provide a comprehensive description of the tourist village of Ledok Sambi, and specifically to identify the condition and its potential attractions, to identify points of attraction development, as well as to identify factors that influence the development of the attractions in the village. The interesting items to be examined is the concept of the attractions development applied in this village. The research’s method is explorative employing direct observation in the field and involved 123 responen which are tourists who visited this village. The analysis conducted qualitative and quantitative spatial analysis which resulted in a number of thematic maps. Sambi Ledok village is a form of village development of Sambi village where prior to 2006 the village is only growing as usual tourist village serving outbound activities and managed independently by the communities. But since 2006 until now with the inclusion of a private company it developed into Sambi village and Ledok Sambi Village using the ledok area as a new outbound activities. The main segments that enjoy the outbound in this village are a company, family, schools, hobby groups, and other special segments. The development of tourist attractions in the Sambi Ledok village are influenced by several factors such as market demand for tourists, attractions specification (experiential learning) that only exist in this village, the land potential, the involvement of the private sector as a manager, partnerships, and support from the local community. In the future the village can be directed to some activities related to the development of a more professional management of attraction, variation attractions, facilities support, promotion, management visits, traditional food, and the concept of increasingly attractive outbound. Keywords: tourist village, attraction management, outbond

Kata Kunci : tourist village, attraction management, outbond


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.