FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERGERAKAN DI KAWASAN TAMBORA JAKARTA BARAT
HERU TJAHJA SUDEWO, ST, Dr. Ir. Budi Prayitno, M.Eng.
2014 | Tesis | S2 Desain Kawasan BinaanHambatan pergerakan lalu lintas yang terjadi di kawasan perdagangan Tambora sungguh sangat ironis, ketika zaman menuntut semua harus bergerak cepat, yang terjadi di kawasan perdagangan Tambora justru sebaliknya yaitu perlambatan. Kesemrawutan lalu lintas di kawasan perdagangan Tambora disebabkan adanya berbagai jenis kendaraan dan manusia sebagai pejalan kaki yang tidak disiplin karena terpaksa tumplek disuatu ruas jalan yang di sana terjadi aktifitas jual beli dengan memanfaatkan trotoar dan badan jalan yang bukan untuk keperluan semestinya, seperti parkir dan pedagang kaki lima. Metode penelitian yang digunakan adalah metode rasionalistik kualitatif untuk menemukan permasalahan di lokasi studi kasus, menyusun kerangka penelitiannya, kemudian menyusun konsepsualisasi teoritik berdasarkan teori-teori yang ada dari variabel penelitian, mengolah data secara kuantitatif untuk menemukan hasil yang kualitatif. Data fisik secara makro pada wilayah pengamatan dikumpulkan sebagai data untuk mempermudah melakukan analisa, yaitu mengenai penyebaran toko/ragam bangunan. Kemudian dilakukan analisa setiap penggal jalan, yaitu mengenai kecenderungan sebaran parkir, kios kaki lima dan pejalan kaki. Pada studi kasus Penggal jalan ini dilakukan analisa untuk menyimpulkan pola distribusi keragaman bangunan dan setting fungsi aktifitas parkir, kios kaki lima dan pejalan kaki. Kesimpulan analisis ini akan dijadikan dasar guidelines. Studi di wilayah kawasan Tambora memperlihatkan kondisi pergerakan di dalam kawasan, pergerakan yang terjadi dipengaruhi beberapa faktor sehingga terjadi situasi kondisi tertentu, dan menentukan pemecahan pola pergerakan yang sesuai untuk kawasan perdagangan Tambora. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pergerakan pejalan kaki yang tidak sesuai, banyak berpindah ke jalur kendaraan. Sedangkan pergerakan kendaran mengalami penurunan kapasitas daya tampung karena adanya okupansi beberapa faktor.
Barriers to the movement of traffic that occurs in the Tambora commercial area is very ironic, when the times demanded all have to move quickly, which occurred in the Tambora commercial area on the contrary that is slowing. Traffic chaos in the region due to the Tambora commercial area various types of vehicles and humans as pedestrians who are not disciplined because forced on one roads line in which there occurs the activity of buying and selling by utilizing the sidewalk and the road that is not for the proper purpose, such as parking and sidewalk vendors. The method used is rationalistic qualitative methods to find problems in the case studies, developed the framework for research, and then formulate theoretical conceptualization based on existing theories of the study variables, quantitative process data to discover qualitative results. Physical data macro on observations collected as a data area to improve the analysis, which is about the spread of the store / various buildings. Then analyzed every piece of road, which is about the tendency of the distribution of parking, street stalls and pedestrians. In this case study Cut path analysis to infer the distribution pattern of the diversity of buildings and parking function setting activities, stalls and pedestrian sidewalk. The conclusion of this analysis will be the basis of guidelines. Studies in the area of Tambora show the condition of the movement in the region, the movement that occurs is influenced by several factors resulting in the situation of certain conditions, and determine the appropriate solution for the movement patterns of Tambora commercial area. These results indicate that the movement of pedestrians who do not fit, many moved into the path of the vehicle. While the movement of vehicles decreased capacity occupancy capacity due to several factors
Kata Kunci : -